Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kapal tol laut sedang melakukan kegiatan muat di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Foto ilustrasi: IST

Kapal tol laut sedang melakukan kegiatan muat di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Foto ilustrasi: IST

Kemenhub akan Beri Stimulus Muatan Balik Tol Laut

Jumat, 11 Juni 2021 | 15:00 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memberikan stimulus berupa potongan tarif untuk muatan balik sebesar 50% dari tarif muatan berangkat Tol Laut. Upaya itu dalam rangka optimalisasi muatan balik kapal Tol Laut.

“Kami akan memberikan stimulus, misalnya memberikan potongan 50% dari muatan berangkat. Karena optimalisasi muatan balik ini bukan hanya saja menjadi penyeimbang sistem pembiayaan logistik, namun juga penting untuk mendongkrak pertumbuhan perekonomian khususnya di daerah terpencil, terluar, tertinggal dan perbatasan (3TP),” ungkap Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam keterangan resmi dikutip Jumat (11/6).

Lebih lanjut, Menhub mengatakan, Kemenhub secara aktif terus berupaya mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalisasi muatan balik kapal Tol Laut. Hasilnya, telah ditemukan beberapa daerah memiliki banyak komoditi unggulan untuk pasokan logistik dan bahkan surplus hasil produksi pangan. Untuk itu, Kemenhub telah menambah rute baru tol laut di Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Dari Merauke bisa mengangkut 20 kontainer berisi beras, dan 1 kontainer berisi kecap. Muatan ini akan didistribusikan ke seluruh Provinsi Papua dan Papua Barat. Kemudian, muatan baliknya dapat mengangkut 11 kontainer yang dikirim kembali ke Merauke. Ini menunjukkan capaian program tol laut semakin baik,” ucap Menhub.

Selain menambah rute atau trayek dan kapal, Kemenhub juga mengintegrasikan program To Laut dengan program Jembatan Udara sehingga tercipta konektivitas multimoda yang baik.

Dengan begitu, terang Menhub, muatan yang diangkut dengan kapal Tol Laut disambungkan dengan sisi darat menuju bandara, dan selanjutnya diterbangkan ke daerah pegunungan seperti di daerah Oksibil, Papua.

Dengan adanya konektivitas yang baik tersebut, diharapkan harga barang di wilayah Oksibil tidak terpaut jauh harganya dengan barang yang ada di wilayah lain di Indonesia. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN