Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung kementerian perhubungan, Jakarta

Gedung kementerian perhubungan, Jakarta

Kemenhub: STRP Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan Jarak Jauh

Senin, 26 Juli 2021 | 10:51 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

Jakarta, investor.id-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, surat tanda registrasi pekerja (STRP) tidak lagi menjadi syarat perjalanan antarkota atau jarak jauh selama perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 di Jawa-Bali pada 26 Juli-2 Agustus 2021.

Syarat perjalanan antarkota atau jarak jauh bagi para pelakunya tidak perlu lagi menunjukkan STRP, namun bagi pelaku perjalanan di wilayah aglomerasi tetap wajib menunjukkan STRP ataupun surat keterangan lainnya.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menjelaskan, sebelumnya Kemenhub mewajibkan syarat STRP bagi pelaku perjalanan antarkota atau jarak jauh demi mengantisipasi lonjakan mobilitas pada periode libur Idul Adha hingga 25 Juli 2021. "Antarkota tidak ada STRP. STRP untuk antarkota diberlakukan dalam rangka antisipasi lonjakan mobilitas dalam rangka libur Idul Adha. Setelah itu kembali seperti sebelumnya, tidak ada STRP," kata Adita saat dihubungi Senin (26/7).

Dia menambahkan, selama ini untuk syarat perjalanan, Kemenhub merujuk pada surat edaran (SE) yang diterbitkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Karena itu, lanjut dia, mulai 26 Juli 2021, aturan perjalanan orang kembali pada SE Satgas No. 14 tahun 2021. "Syarat perjalanan adalah menunjukkan dokumen vaksin setidaknya suntikan pertama dan PCR berlaku 2x24 jam untuk udara, dan vaksin setidaknya suntikan pertama dan PCR/antigen untuk transportasi selain udara," ungkap Adita.

Dia menambahkan, untuk pelaku perjalanan di kawasan aglomerasi diwajibkan menunjukkan STRP atau surat keterangan lainnya sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan. "Kami akan lakukan penyesuaian jika nanti Satgas mengeluarkan ketentuan yang baru," ungkap Adita.

 

Editor : Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN