Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lokasi Sarhunta di Dusun Ebangah, Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Foto: IST

Lokasi Sarhunta di Dusun Ebangah, Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Foto: IST

Keren, Sarhunta Mandalika Miliki Sertifikat Standar Kesehatan

Rabu, 12 Januari 2022 | 16:53 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

LOMBOK, investor.id - Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) sebagai alternatif akomodasi bagi para penggemar ajang balap motor internasional MotoGP Mandalika sudah memiliki standar kesehatan dan keamanan.

“Kami sudah menyiapkan ratusan Sarhunta bagi para penggemar MotoGP yang akan datang ke Mandalika. Silahkan menginap di Sarhunta yang kami bangun bersama masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Sirkuit MotoGP Mandalika,” kata Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Rini Dyah Mawarty, dalam siaran pers, Rabu (12/1/2022) saat melakukan peninjauan ke lokasi Sarhunta di Dusun Ebangah, Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Menurut Rini, program Sarhunta dilaksanakan Balai P2P Nusa Tenggara I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR sebagai upaya mendukung pelaksanaan ajang MotoGP Mandalika.

Lokasi Sarhunta di Dusun Ebangah, Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Foto: IST
Lokasi Sarhunta di Dusun Ebangah, Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Foto: IST

Melalui program tersebut, Kementerian PUPR memberikan bantuan untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat yang sebelumnya tidak layak huni menjadi layak huni sekaligus menjadi tempat usaha homestay.

Rini menjelaskan, Sarhunta tersebut kini menjadi homestay yang dikelola oleh masyarakat serta telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penginapan yang memadai serta harga sewa yang cukup terjangkau.

“Kami tidak hanya ingin mengubah rumah menjadi layak, tapi juga bisa menjadi tempat usaha berupa homestay sehingga masyarakat menjadi lebih sejahtera. Selain itu, lingkungan sekitar juga jadi lebih tertata dan menjadi destinasi wisata baru di daerah Lombok Tengah karena dekat dengan Pantai Gerupuk,” terangnya.

Rini menambahkan, Sarhunta yang ada saat ini telah dilengkapi dengan sarana akomodasi yang memadai seperti adanya tempat tidur, pendingin udara serta kipas angin, serta kamar mandi yang bersih.

Selain itu, pihaknya juga mendorong masyarakat untuk berswadaya membangun hunian yang layak serta mendampingi masyarakat dengan mendesain homestay dengan ciri khas kearifan lokal agar lebih menarik wisatawan yang datang saat MotoGP berlangsung.

Sertifikat Homestay

Lokasi Sarhunta di Dusun Ebangah, Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Foto: IST
Lokasi Sarhunta di Dusun Ebangah, Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Foto: IST

Dijelaskannya, homestay yang dibangun pemerintah Bersama masyarakat ini, juga sudah mendapat sertifikat kebersihan, kesehatan, aman dan kelestarian lingkungan atau CHSE dari Dinas Pariwisata Provinsi NTB serta memenuhi protokol kesehatan Covid-19.

Masyarakat juga mendapat pelatihan tentang tata cara mengelola homestay dan promosi melalui media sosial dan media pemesanan online agar bisa diakses oleh masyarakat.

Salah seorang warga yang juga menjadi Ketua Kelompok Penerima Bantuan Sarhunta di Desa Sengkol, Epriyono menjelaskan, dirinya beserta warga lainnya sebelumnya tidak pernah menyangka bisa mendapat bantuan Sarhunta untuk homestay sebagai usaha akomodasi. Sebelumnya rumah-rumah warga kondisinya banyak yang tidak layak huni sehingga warga sangat berterimakasih atas bantuan Sarhunta dari pemerintah ini.

Masyarakat kini juga telah mengelola homestay serta berhasil meningkatkan kesejahteraan karena bisa menyewakan sarana akomodasi dengan harga sewa yang terjangkau. Beberapa warga juga melengkapi homestay dengan tanaman bunga serta berbagai ornamen yang menunjukkan ciri khas Lombok.

“Terimakasih kepada Kementerian PUPR yang sudah membantu kami melalui Program Sarhunta ini. Kami juga siap untuk menerima kedatangan para tamu wisatawan yang akan berkunjung menyaksikan MotoGP karena jarak dari Desa Sengkol ke Sirkuit Mandalika tidak terlalu jauh dan mudah diakses,” katanya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN