Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menhub Budi Karya Sumadi (kiri) menyerahkan CVR Sriwijaya Air SJ-182 yang sudah ditemukan kepada Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono (kanan), Rabu (31/3/2021).  BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Menhub Budi Karya Sumadi (kiri) menyerahkan CVR Sriwijaya Air SJ-182 yang sudah ditemukan kepada Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono (kanan), Rabu (31/3/2021). BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

KNKT Berhasil Unduh Data CVR Sriwijaya Air PK-CLC

Selasa, 13 April 2021 | 12:55 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berhasil mengunduh data percakapan dari cockpit voice recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air PK-CLC yang jatuh ke perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, dari hasil pengunduhan CVR diperoleh rekaman percakapan selama dua jam termasuk percakapan penerbangan SJ 182 yang mengalami kecelakaan.

"Pada tanggal 1 April 2021, data CVR berhasil diunduh di laboratorium KNKT dan didapatkan rekaman percakapan selama dua jam termasuk percakapan penerbangan yang mengalami kecelakaan," kata Soerjanto dalam keterangan resmi, Selasa (13/4).

Dia menambahkan, KNKT berhasil mengunduh seluruh empat channel dari CVR, akan tetap channel 4 pada CVR mengalami gangguan.

"Meskipun demikian, berdasarkan rekaman yang ada tersebut, telah menambah data penting bagi investigasi yang hasilnya nanti akan disampaikan dalam laporan akhir," ujar Soerjanto.

Dia menekankan, hingga saat ini, proses investigasi masih terus dilakukan KNKT disertai dengan proses penelitian yang mendetail.

"KNKT menegaskan bahwa setelah ditemukannya semua bagian black box ini memberikan titik terang untuk dapat mengusut penyebab terjadinya kecelakaan yang meluluhlantakan seluruh isi pesawat agar  kecelakaan dengan penyebab yang sama tidak kembali terulang di kemudian hari," pungkas Soerjanto.


 

Editor : Mardiana Makmun (nana_makmun@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN