Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua KNKT Soerjanto. Sumber: BSTV

Ketua KNKT Soerjanto. Sumber: BSTV

KNKT Dalami Sistem Autothrottle Pesawat Sriwijaya Air PK-CLC

Rabu, 3 Februari 2021 | 16:05 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tengah mendalami kemungkinan kerusakan dalam sistem autothrottle pesawat Sriwijaya Air PK-CLC yang jatuh pada 9 Januari 2021 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahtjono mengatakan, KNKT berhasil mengunduh data dari flight data recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air yang saat itu melayani penerbangan Jakarta-Pontianak dengan nomor SJ-182.

"Data yang berhasil diunduh sebanyak 370 parameter dan merekam 27 jam penerbangan atau sebanyak 18 penerbangan, termasuk penerbangan SJ-182," kata Soerjanto dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR membahas musibah jatuh pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Jakarta, Rabu (4/2/2021).

Dia menjelaskan, kronologi bahwa sebelum terbang biasanya pilot sudah memprogram jalur penerbangan dan ketinggiannya pada pada flight management computer (FMC).

Setelah menerima instruksi air traffic controller (ATC) untuk bertahan di 11.000 kaki, maka pilot mengubah mode autopilot dari yang sudah diprogram sebelumnya menjadi mengikuti pemilihan yang dilakukan oleh pilot. Selanjutnya pesawat mulai berbelok ke kiri secara perlahan sampai pesawat akhirnya pesawat menukik ke bawah dan membentur permukaan laut.

"Saat ini kami juga sedang meneliti sistem autothrottle pesawat dan perlu diketahui sistem autothrottle ini mendapatkan 13 parameter dari sistem yang lain," ujar Soerjanto.

Adapun sistem autothrottle adalah sistem untuk mengatur tenaga pesawat secara otomatis. Dengan adanya sistem ini, pesawat hanya perlu memberi tahu kecepatan yang diinginkan ke komputer.

Selanjutnya, komputer akan mengatur tenaga mesin untuk menerbangkan pesawat dengan kecepatan yang diinginkan.

Soerjanto menekankan, saat ini KNKT belum bisa memberikan kesimpulan atau hasil analisa terkait sistem autothrottle pesawat Sriwijaya Air PK-CLC.

"Kami akan menunggu juga hasil dari CVR (cockpit voice recorder) dan beberapa komponen yang kami kirim ke Amerika dan ke United Kingdom. Dari komponen-komponen itu kita akan mengetahui kenapa atau sebetulnya apa yang rusak, yang mana dari 13 parameter ini yang bikin perubahan-perubahan di sistem autothrottle," ujar Soerjanto.

Saat ini KNKT masih melakukan pencarian memory unit CVR yang dilanjutkan tanpa bantuan underwater locater beacon.

 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN