Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menara Astra International. Foto: dok. Astra

Menara Astra International. Foto: dok. Astra

Kontribusi Otomotif Astra Terbesar di Indonesia

Selasa, 16 Maret 2021 | 14:09 WIB
Triyan Pangastuti ,Leonard Cahyoputra (leonard.cahyoputra@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Astra International Tbk (ASII) berkomitmen memproduksi mobil listrik, walau kini masih berkonsentrasi di mobil hybrid. Astra akan mengikuti regulasi yang diberlakukan pemerintah Indonesia untuk mendukung pengembangan mobil listrik.

Astra juga telah membicarakan dan melakukan koordinasi yang intensif antara lain dengan principal Toyota di Jepang. Saat ini, Toyota sudah mempunya 10 model mobil elektrifikasi.

Kunjungan Virtual Astra International. Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro (kiri atas), didampingi Chief of Corporate Affairs Astra International Riza Deliansyah (kiri bawah),  Head of Corporate Communications Astra International Boy Kelana Soebroto (kanan atas) diterima secara virtual oleh  COO BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Anthony Wonsono, Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu serta Pemeimpin Redaksi beritasatu.com Aditya Laksmana Yudha saat kunjungan media, Senin (15/3/2021).  Foto:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Kunjungan Virtual Astra International. Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro (kiri atas), didampingi Chief of Corporate Affairs Astra International Riza Deliansyah (kiri bawah), Head of Corporate Communications Astra International Boy Kelana Soebroto (kanan atas) diterima secara virtual oleh COO BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Anthony Wonsono, Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu serta Pemeimpin Redaksi beritasatu.com Aditya Laksmana Yudha saat kunjungan media, Senin (15/3/2021). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Presiden Direktur (Presdir) PT Astra International Tbk (ASII) Djony Bunarto Tjondro saat media visit ke BeritaSatu Media Holdings secara virtual, Senin (15/3), Astra berkomitmen memproduksi mobil listrik ke depan bekerja sama dengan pabrikan otomotif asal Jepang Toyota, karena mobil listrik ini adalah suatu keniscayaan di masa depan. Meski kini otomotif diterjang pandemi Covid-19, lanjut dia, kontribusinya terbesar kepada Astra.

“Kontribusi otomotif dan terkait kepada Astra sekitar 55%. Ini bukan hanya otomotif ya, tetapi otomotif dan kaitannya seperti jasa keuangan. Sedangkan puncaknya, seingat saya 20 tahun lalu, kontribusi otomotif itu sekitar 90%. Namun, kemudian, kami kan juga melakukan diversifikasi bisnis di Astra,” paparnya.

jumlah unit kendaraan yang diekspor
jumlah unit kendaraan yang diekspor

Dalam kontribusi otomotif ini, motor menjadi penyumbang yang besar, karena pasar motor di Indonesia besar sekali. Pada 2011 misalnya, pasar motor baru di Indonesia 8 juta unit. Tahun lalu, diperkirakan masih terjual 3,9 juta motor baru, meski turun dibandingkan 2019 yang 6,5 juta unit.

“Sedangkan kontributor terbesar kedua tentunya UT Group. Ini menangani seperti equipment, mining, construction, dan energi,” imbuhnya.

Penjualan mobil BEV berdasarkan negara
Penjualan mobil BEV berdasarkan negara

Dengan didukung pasar otomotif yang masih besar, lanjut dia, principal seperti Toyota juga terus berkomitmen berinvestasi di Indonesia. Toyota tercatat telah berkomitmen investasi sebesar US$ 2 miliar di Indonesia.

“Toyota memang sudah ada komitmen investasi yang besar, untuk semua grup Toyota yang ada di Indonesia, dari hulu hingga hilir. Ini termasuk di dalamnya pengembangan BEV. Tidak menutup kemungkinan BEV diproduksi di Indonesia, tetapi semua ada hitungan dan skala ekonominya,” ucap dia.

Penjualan hybrid EV dan baterai EV di Indonesia
Penjualan hybrid EV dan baterai EV di Indonesia

Toyota akan memperhitungkan apakah masyarakat Indonesia sudah bisa menerima BEV dengan penuh dan kemudian infrastrukturnya apakah sudah tersedia.

Di sisi lain, pihaknya juga tidak mau ketinggalan terkait pengembangan mobil listrik, itulah sebabnya sudah mempunyai roadmap untuk mobil listrik, meski belum bisa menyampaikan secara detail.

“Kami kan tidak bisa menunggu, ini masalah antara telur sama ayam. Buat kami adalah akan mempersiapkan terus, kalau timing-nya tepat, secara bertahap kami akan luncurkan. Tetapi, Toyota mempunyai komitmen untuk menyukseskan agenda besar pemerintah, untuk misalnya 3-5 tahun ke depan ikut mempopulerkan penggunaan BEV. Kalau memang 15-20 tahun lagi semuanya harus BEV, saya pastikan bahwa kami harus siap,” ucap Djony.

Negara tujuan ekspor kendaraan bermotor dan spare parts
Negara tujuan ekspor kendaraan bermotor dan spare parts

Djony menegaskan pula, meski dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, pihaknya tidak boleh kehilangan pandangan ke arah masa depan. Itulah sebabnya, investasi atau belanja modal yang memang penting untuk masa depan harus dilakukan.

“Ambil contoh pada November tahun lalu, kami masih membeli jalan tol. Kami juga membeli sisa 50% saham dari partner di asuransi jiwa Aviva, nilainya Rp 1,4 triliun. Sedangkan yang jalan tol itu kurang lebih Rp 600 miliar. Tak hanya ekspansi unit bisnis, bahkan bisa saja bikin pilar bisnis baru, kami tidak segan-segan mengucurkan investasi di sana,” tandasnya. (ac/sny/rid/az/pd/en)

Baca juga

https://investor.id/business/astra-berkomitmen-produksi-mobil-listrik

https://investor.id/business/pengamat-ekosistem-harus-mendukung-mobil-listrik

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN