Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim (Kiri) mendampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) saat melakukan kunjungan ke pabrik baru PT Krakatau Steel (KS) (Persero) Tbk di Cilegon yaitu pabrik Hot Strip Mill 2 (HSM 2).

Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim (Kiri) mendampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) saat melakukan kunjungan ke pabrik baru PT Krakatau Steel (KS) (Persero) Tbk di Cilegon yaitu pabrik Hot Strip Mill 2 (HSM 2).

Kunjungi KS, Menperin Dukung Industri Baja Nasional

Kamis, 25 Maret 2021 | 21:36 WIB
Leonard AL Cahyoputra (leonard.cahyoputra@beritasatumedia.com)

CILEGON, investor.id - Menteri Perindustrian  Agus Gumiwang Kartasasmita hari ini (25/3/2021) mengunjungi pabrik baru PT Krakatau Steel (KS) (Persero) Tbk di Cilegon yaitu pabrik Hot Strip Mill 2 (HSM 2). Dalam kunjungannya, Menteri Perindustrian menyampaikan dukungannya kepada industri baja nasional.

Dengan dioperasikannya HSM 2 pada April 2021 nanti, kapasitas produksi Hot Rolled Coil (HRC) Krakatau Steel bertambah 1,5 juta ton per tahun. Pabrik HSM 2 ini akan menghasilkan produk baja HRC yang biasanya digunakan untuk General Structure, otomotif, serta bahan baku pipa baja.

Jika ditambah dengan pabrik HRC Existing dengan kapasitas mencapai 2,4 juta ton per tahun, maka total kapasitas produksi HRC Krakatau Steel mencapai 3,9 juta ton per tahun.

“Krakatau Steel adalah industri kebanggaan nasional dan kita harus bisa menjaga kepercayaan publik, investor, dan perbankan dengan pencapaian-pencapaian positif,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Kamis (25/3).

Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim (Kiri) mendampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) saat melakukan kunjungan ke pabrik baru PT Krakatau Steel (KS) (Persero) Tbk di Cilegon yaitu pabrik Hot Strip Mill 2 (HSM 2).
Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim (Kiri) mendampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) saat melakukan kunjungan ke pabrik baru PT Krakatau Steel (KS) (Persero) Tbk di Cilegon yaitu pabrik Hot Strip Mill 2 (HSM 2).

Lebih lanjut, disebutkan bahwa konsumsi baja Indonesia terus tumbuh dari tahun ke tahun. Pada tahun 2020, konsumsi baja Indonesia mencapai 15,8 juta ton. Ke depan masih ada ruang pengembangan industri baja untuk tumbuh seiring dengan pertumbuhan pembangunan infratruktur di Indonesia. 

Dengan adanya HSM 2, Krakatau Steel semakin kompetitif dan dapat meningkatkan pangsa pasar untuk produk HRC menjadi sebesar 65% di tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar 45%. 

“Peningkatan pangsa pasar ini adalah hal yang patut kita apresiasi. Kami mendukung manajemen Krakatau Steel untuk terus meningkatkan kinerjanya. Pemerintah percaya Krakatau Steel dapat memberikan kemajuan pada industri baja nasional," ucap Agus.

Menperin menyebutkan, hasil kunjungan tersebut akan disampaikan kepada Presiden agar beliau bisa langsung hadir untuk memastikan perluasan fasilitas HSM 2 tersebut. "Rencananya investasi sebesar US$ 521 juta ini akan diresmikan oleh Presiden RI pada minggu ketiga April mendatang," ujar Menperin.

Agus menerangkan, Kementerian Perindustrian memiliki program subtitusi impor sebesar 35% sampai 2022. Dimana produk baja yang dihasilkan dari pabrik HSM 2 milik Krakatau Steel nantinya dapat berkontribusi mengisi ruang impor tersebut. "Kami berharap Krakatau Steel dapat tumbuh berkembang menjadi lebih besar dan dengan penambahan kapasitas yang dapat menggairahkan utilisasi baja nasional,” tegas Agus.

Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim (Kiri) mendampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) saat melakukan kunjungan ke pabrik baru PT Krakatau Steel (KS) (Persero) Tbk di Cilegon yaitu pabrik Hot Strip Mill 2 (HSM 2).
Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim (Kiri) mendampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) saat melakukan kunjungan ke pabrik baru PT Krakatau Steel (KS) (Persero) Tbk di Cilegon yaitu pabrik Hot Strip Mill 2 (HSM 2).

Pemerintah mendukung industri dalam negeri dengan serangkaian peraturan dan kebijakan yang berpihak pada industri nasional. Upaya pengendalian importasi dan menjaga kualitas besi dan baja dalam negeri menjadi salah satu prioritas Kementerian Perindustrian dalam meningkatkan pertumbuhan industri.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Menteri Perindustrian karena telah berkenan mengunjungi fasilitas produksi baru kami.

 Dengan dukungan dari pemerintah dan peningkatan kapasitas Krakatau Steel yang terus tumbuh, kami yakin Krakatau Steel dapat memenuhi kebutuhan industri baja domestik sehingga kemandirian industri baja nasional dapat terwujud,” ucap Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN