Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

Luhut: Batam Logistic Ecosystem akanEfisiensikan Biaya Logistik

Kamis, 18 Maret 2021 | 19:33 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah meluncurkan Batam Logistic Ecosystem (BLE). BLE merupakan pilot project dan bagian dari National Logistic Ecosystem (NLE). BLE merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi  Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan BLE dibangun agar pelabuhan sebagai bagian dari konektivitas logistik Indonesia dapat lebih efisien dan kompetitif (berdaya saing) dari segi biaya dengan negara-negara lain seperti Singapura.

“Kami ingin efisien, ada perdagangan secara B2B (Business to Business), G2G (Government to Government), B2G (Business to Government). Kami ingin Indonesia bisa bersaing dari  sisi cost,” ucap Luhut dalam konferensi pers secara daring pada Kamis (18/3).

Ia mencontohkan biaya di Logistik di Singapura sebesar 13%, sedangkan  Indonesia sebesar 25,19%. Dengan perbedaan sampai 10% maka akan menjadi pertimbangan investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia.

“Jika itu terjadi (efisiensi), maka penerimaan negara bertambah," ucap Luhut.

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dengan adanya BLE merupakan bagian dari pemulihan ekonomi nasional. Kondisi pandemi Covid-19 turut mempengaruhi kinerja perdagangan baik ekspor mauun impor. Menurutnya saat ini menjadi momentum untuk memperbaiki diri.

“Sehingga saat pulih dia sudah bisa memberikan pelayanan jauh lebih baik  jadi ini bagian dari upaya pemulihan ekonomi dan meningkatkan serta mengakselerasi pemulihan tersebut,” ucapnya.

Dengan adanya BLE akan meningkatkan daya kompetitif dari Batam.   BLE akan meningkatkan daya saing, memberikan kepastian berusaha, dan daya tarik untuk berinvestasi di Batam. Kinerja pertumbuhan ekonomi Batam selama lima tahun terakhir di bawah rata-rata ekonomi nasional, padahal daerah ini memiliki potensi sangat besar.

“Dalam satu tahun dengan kegiatan ekonomi yang menurun, ekspor dan impor justru pada situasi ini kita perlu membenahi diri sehingga nanti kalau lagi pick up atau pulih dia sudah bisa memberikan pelayanan jauh lebih baik,” ucap Sri Mulyani.

Fasilitas BLE juga menjadi langkah konkret dari amanah Undang-Undang Cipta Kerja yaitu memperbaiki lingkungan bisnis dan menciptakan lapangan pekerjaan.

“Ini kan bagian dari mengurangi regulasi dan inefisiensi sehingga lebih mudah untuk bisa memberikan kepastian,” ujar Menkeu Sri Mulyani.

Selain itu, BLE juga  akan  menjadi platform dalam menciptakan koordinasi bagi seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah serta dunia usaha.  “Sehingga mereka koordinasinya jauh lebih mudah transparan dan memberi kepastian,” ujar Sri Mulyani.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN