Menu
Sign in
@ Contact
Search
Gelaran Trade Expo Indonesia saat sebelum merebaknya pandemi Covid-19. Foto: tradeexpoindonesia.com

Gelaran Trade Expo Indonesia saat sebelum merebaknya pandemi Covid-19. Foto: tradeexpoindonesia.com

Luncurkan TEI Ke-37, Kemendag Bidik Transaksi US$ 10 Miliar

Kamis, 11 Agustus 2022 | 07:27 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) membidik transaksi hingga US$ 10 miliar pada gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 yang akan diselenggarakan pada 19-23 Oktober 2022 untuk sesi luar jaringan (luring) di ICE BSD, Tangerang, dan 19 Oktober-19 Desember 2022 untuk sesi dalam jaringan (daring). Sebelumnya, gelaran TEI ke-36 berhasil mencatatkan transaksi sebesar US$ 6,06 miliar.

“Jika pada TEI tahun lalu membukukan transaksi US$ 6,06 miliar, maka kami optimistis tahun ini Insya Allah dapat mencapai US$ 10 miliar,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) saat meresmikan TEI ke-37 secara hybrid di Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Menurut Mendag, dengan mengusung tema ‘Strengthening the Global Trade for Stronger Recovery’, diharapkan TEI ke-37 dapat menjadi titik balik kembalinya geliat ekonomi Indonesia dan global pascapandemi Covid-19.

Mendag menyampaikan, TEI-37 merupakan salah satu bagian dari program prioritas yakni peningkatan ekspor nonmigas. Meskipun perdagangan global masih mengalami ketidakpastian, Mendag optimis produk unggulan ekspor Indonesia mampu bertahan dan menembus pasar-pasar ekspor baru.

“Ibarat jalan tol, sejumlah perjanjian perdagangan telah ditandatangani dan harus bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha dan eksportir. Kegiatan seperti promosi, pameran, misi dagang, dan pertemuan bisnis yang saat ini hanya dapat dilakukan secara terbatas akan kami tuangkan dalam sebuah ajang promosi terintegrasi dengan format hibrida melalui TEI ke-37,” jelas Mendag.

Mendag  menambahkan, pameran ini akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para pengunjung dan buyer. Pengunjung dapat melihat langsung produk-produk berkualitas yang dipamerkan dan memanfaatkan platform digital sehingga kegiatan interaktif antara seller dan buyer berjalan lebih efisien dan efektif. “Sekarang waktunya Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tapi Indonesia yang menyerbu pasar- pasar di luar negeri,” tegas Mendag.

Tahun ini, gelaran TEI terbagi dalam tujuh subsektor bisnis, yakni manufaktur, fesyen dan aksesoris, perawatan kesehatan dan kecantikan, makanan dan minuman, peralatan medis, perabotan dan dekorasi rumah, serta layanan digital. TEI tidak hanya menjadi agenda promosi di sektor perdagangan, tetapi juga untuk pariwisata dan investasi. Produk yang dipromosikan merupakan barang dan/atau jasa berorientasi ekspor, promosi destinasi wisata, serta peluang investasi di Indonesia.

“Diharapkan penyelenggaraan TEI akan selalu menjadi agenda utama bagi seluruh buyer di mancanegara untuk mencari produk dan partner bisnis yang tepat. Kami harap nantinya TEI menjadi salah satu pameran B to B terbesar di wilayah Asia,” kata Mendag.

Mendag menambahkan, di tengah pemulihan ekonomi global, Indonesia patut bersyukur dan bangga atas kinerja perekonomian. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) ekonomi Indonesia pada kuartal II-2022 tumbuh 5,44% secara tahunan. Pertumbuhan salah satunya ditopang kinerja perdagangan. Kinerja perdagangan Indonesia juga tumbuh 4,42% secara tahunan.

Dari sisi ekspor, surplus neraca perdagangan pada semester I mencapai US$ 24,89 miliar atau tertinggi sepanjang sejarah, melebihi 2007 yang tercatat sebesar US$ 20,15 miliar. Surplus didorong sektor nonmigas sebesar US$ 36,59 miliar dan defisit sektor migas sebesar US$ 11,70 miliar. Ekspor nonmigas juga tumbuh 37,33% pada semester I-2022.

“Berbagai tantangan global yang kita hadapi, seperti pandemi Covid-19, situasi geopolitik yang menyebabkan krisis pangan dan energi, tekanan inflasi dunia yang meningkat tidak menyurutkan kinerja positif neraca perdagangan Indonesia. Fakta-fakta ini tentu akan menambah optimisme kita semua bahwa Insya Allah Indonesia akan mampu menghadapi situasi sulit saat ini,” kata Mendag.

Sementara dalam laporannya, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Didi Sumedi mengungkapkan pada TEI ke-36 tahun lalu yang dilaksanakan dengan konsep digital, berhasil diikuti oleh 834 peserta dengan pembeli berjumlah 8.220 dan pengunjung 32.030 dari mancanegara. “Acara tersebut membukukan capaian transaksinya UA$ 6,06 miliar,” ujar Didi.

Untuk itu, lanjut diam, memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi nasional, Kemendag optimistis bahwa TEI tahun ini akan diikuti lebih banyak peserta, pengunjung, dan pembeli. “Oleh karenanya kami targetkan tahun ini TEI mudah-mudahan bisa menghadirkan 1.000 peserta, 66.000 pengunjung baik online dan offline mancanegara, dengan transaksi dagang US$ 10 miliar, atau naik 65% dari capaian tahun lalu,” kata Didi.

Untuk itu dengan menampilkan produk potensial dari seluruh Indonesia, Kemendag telah melakukan rangkaian kegiatan sosialisasi dan penjaringan peserta baik offline maupun online dengan melibatkan kementerian dan lembaga terkait, dinas yang membidangi perdagangan, serta asosiasi usaha. “Kami juga menggandeng perwakilan Indonesia di luar negeri, untuk mengundang importir di negara masing-masing guna menyukseskan TEI tahun ini,” ungkap Didi.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Kadin Indonesia Juan Permata Adoe menambahkan, TEI sangat penting dalam industri dan perdagangan bagi Kadin dan anggotanya. Asosiasi membutuhkan TEI untuk meningkatkan ekspor. Untuk itu konsistensi dalam pameran ini sangat penting dan diharapkan gelaran ini menjadi agenda dunia.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com