Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan. (Foto: Primus Dorimulu)

Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan. (Foto: Primus Dorimulu)

Mendag: Harga Minyak Goreng Curah di Jawa-Bali di Bawah Rp 14.000/Liter

Sabtu, 30 Juli 2022 | 12:20 WIB
Primus Dorimulu (primus@investor.co.id) ,Herman (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan rutin melakukan kunjungan ke pasar rakyat untuk memantau pergerakan harga barang kebutuhan pokok. Dari pantauan tersebut, harga minyak goreng curah hasil domestic market obligation (DMO) di beberapa wilayah sudah menunjukkan tren penurunan, bahkan di pulau Jawa-Bali harganya sudah di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Rp 14.000 per liter.

Baca juga: Dongkrak Harga TBS di Tingkat Petani, Ini yang Dilakukan Zulkifli Hasan

"Di Kalimantan memang masih Rp 14.500 karena refinery-nya tidak ada, tetapi yang lain seperti di Jawa-Bali sudah di bawah Rp 14.000. Yang masih mahal itu di Papua, di atas Rp 20.000, sehingga harus diintervensi. Kita akan drop dalam jumlah yang besar ke sana," kata Zulkifli Hasan dalam pertemuannya dengan para pemimpin redaksi media nasional, Jumat (29/7/2022).

Mendag menyampaikan, masyarakat dapat membeli minyak goreng curah rakyat  (MGCR) di titik penjualan yang telah ditentukan. Hingga saat ini telah tersedia di 17.762 pengecer mitra pelaku usaha jasa logistik dan eceran (PUJLE) yang tersebar di 271 kabupaten/kota di 27 Provinsi dengan tanda khusus/spanduk HET.

Baca juga: Terungkap, Peran Lin Che Wei dalam Kasus Minyak Goreng

Untuk barang kebutuhan pokok lain, harganya juga terpantau stabil. Misalnya harga cabai turun menjadi Rp 70.000/kg yang sebelumnya Rp 130.000/kg karena sudah mulai panen. Bawang merah juga turun menjadi Rp 40.000/kg dari sebelumnya Rp 60.000/kg.

"Untuk beras, harganya masih stabil, tidak naik. Kalau daging, harganya stabil tetapi masih tinggi. Kemarin Rp 150.000/kg, sekarang sudah Rp 135.000/kg. Telur dari Rp 32.000/kg sekarang Rp 27.000/kg. Daging ayam dari Rp 52.000 sekarang Rp 35.000. Untuk kedelai dan jagung juga masih stabil," ungkap Mendag.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com