Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Meski Dilanda Covid-19, Stabilitas Sistem Keuangan Triwulan III Normal

Selasa, 27 Oktober 2020 | 23:59 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menegaskan stabilitas sistem keuangan nasional pada triwulan III-2020 tetap terjaga sehingga dapat menopang proses pemulihan ekonomi yang berangsur membaik.

Menteri Keuangan sekaligus Ketua KSSK,  Sri Mulyani mengatakan bahwa indikator stabilitas sistem keuangan tetap berada pada kondisi normal di tengah masih tingginya ketidakpastian sebagai dampak dari pandemi Covid -19.

Ia mengatakan geliat aktivitas perekonomian kuartal III 2020 telah menunjukkan adanya pemulihan setelah pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan setelah kinerja pertumbuhan ekonomi kuartal II terkontraksi dalam hingga minus 5,32 persen.  

“Jadi triwulan II kondisi ekonomi Indonesia sama dengan banyak negara di dunia yang mengalami tekanan berat. Kita lihat untuk triwulan III sudah menunjukkan pemulihan secara berangsur,” ujarnya dalam konferensi pers KSSK, Selasa (27/10).

Ia menjelaskan pemulihan tersebut sejalan dengan revisi proyeksi ekonomi dunia untuk tahun ini yang dilakukan oleh International Monetary Fund (IMF) yang awalnya minus 5,2% menjadi minus 4,4%.

Selain itu, revisi proyeksi itu terutama ditopang oleh pemulihan aktivitas ekonomi di triwulan III- 2020 di negara-negara maju serta mobilitas global yang kembali meningkat sesudah mulai dilaksanakannya kelonggaran pembatasan sosial.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa perbaikan ekonomi dalam negeri juga didorong oleh adanya percepatan realisasi dari stimulus fiskal atau APBN dan perbaikan dari sisi ekspor.

“Belanja pemerintah pada triwulan III meningkat sangat signifikan yakni sebesar 15,5%  (yoy) terutama untuk bantuan sosial dan dukungan kepada usaha termasuk UMKM,”tuturnya.

Dengan demikian, keseluruhan pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional dan langkah pemerintah terutama melalui instrumen APBN bertujuan untuk  bisa mengurangi kontraksi yang dalam pada konsumsi rumah tangga.

Bahkan melalui pelaksanaan program PEN ini, ia menilai sudah ada perbaikan pada sisi konsumsi rumah tangga sudah tunjukkan perbaikan.

Selain itu, kinerja ekspor juga tunjukkan perbaikan terutama pada beberapa komoditas seperti besi baja, pulp dan waste paper serta tekstil dan produk tekstil.

“Yang ditopang dengan berlanjutnya permintaan global terutama yang bersumber dari AS dan RRT,” katanya.

Sri Mulyani pun memastikan KSSK akan terus memperkuat sinerginya dalam mempercepat pemulihan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan untuk menghadapi ketidakpastian akibat Covid -19.

“Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan terus memperkuat sinerginya di dalam mempercepat pemulihan ekonomi dan sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan bahwa BI akan terus melanjutkan kebijakan moneter dan makroprudensial yang longgar. Bahkan selama kuartal III-2020 suku bunga kebijakan BI kembali diturunkan 25 bps menjadi 4%.

“Dengan demikian pada tahun 2020, BI telah menurunkan suku bunga kebijakan acuan sebesar 100 bps dan sejak Juli 2019 sebesar 200 bps,” ujarnya.

Di sisi lain, BI mengatakan akan terus memperkuat bauran kebijakan dengan melanjutkan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sejalan dengan fundamental dan mekanisme pasar dan melanjutkan ekspansi atau injeksi likuiditas atau quantitative easing ke pasar keuangan dan perbankan.

Perry menegaskan bahwa BI tetap berkomitmen untuk pendanaan APBN 2020 melalui pembelian SBN dari pasar perdana dalam mendukung program pemulihan ekonomi nasional. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN