Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jendral (purn) Moeldoko, memberikan keterangan di kediamannnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2021).  Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jendral (purn) Moeldoko, memberikan keterangan di kediamannnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN

Moeldoko Instruksikan Penerapan Segera Kendaraan Bermotor Listrik

Rabu, 3 Maret 2021 | 11:40 WIB
Nasori

JAKARTA, investor.id – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengungkapkan, peta jalan (roadmap) kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBL-BB) di lingkungan instansi pemerintah diharapkan rampung dalam 10 hari ke depan. Penetapan peta jalan ini merupakan hal yang penting karena akan menjadi acuan bagi industri untuk mulai bergerak.

Roadmap ini perlu segera dirumuskan dan diimplementasikan sesuai dengan tahapan. Jangan sampai meleset. Perlu kesiapan agar industri bisa bergerak,” ujar Moeldoko saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Implementasi Kebijakan KBL-BB di Gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (2/3).

Hal tersebut disampaikan Moeldoko kepada pihak Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) selaku leading sector program KBL-BB.

Menurut dia, implementasi kebijakan KBL-BB di lingkungan instansi pemerintah akan meyakinkan masyarakat untuk segera mengonversi kendaraannya ke KBL-BB. Apalagi, hal ini merupakan tindak lanjut dari Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Terlebih, lanjut Moeldoko, semua kementerian/lembaga (K/L) hingga pemerintah daerah telah mendukung upaya ini. “Beberapa aturan juga sudah tersedia dalam rangka mendukung roadmap ini. Sehingga bisa langsung dieksekusi, walaupun masih ada yang perlu diselaraskan kembali, seperti sarana dan pra sarana pendukung. Selain itu, industri juga sudah memulai produksi,” imbuh Moeldoko.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan aturan main konversi kendaraan konvensional ke KBL-BB. Upaya ini dilakukan karena biaya konversi jauh lebih rendah ketimbang membangun KBL-BB baru. Sementara untuk implementasinya, Budi menyampaikan, para pejabat di Kementerian Perhubungan sudah memulai penggunaan mobil listrik Ionic produksi Hyundai dan bisa menjadi percontohan bagi K/L lain.

Sementara itu, perwakilan Direktorat Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah berkoordinasi dengan PT Perusahaan Listri Negara/PLN (Persero) dalam penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Bahkan, SPKLU ini bisa melibatkan pihak swasta sesuai dengan Permen ESDM Nomor 13 tahun 2020 yang merupakan turunan Perpres Nomor 55 tahun 2019.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Ayodhia GL Kalake siap memimpin penyusunan roadmap implementasi KBL-BB dengan K/L terkait. “Terutama melalui pendekatan regulasi dari sektor terkait. Sehingga teknis pelaksanaan percepatan KBL-BB bisa segera terealisasi,” ujar Ayodhia.

Rapat koordinasi ini juga dihadiri Deputi I KSP Febry Calvin Tetelepta, serta perwakilan Kementerian Perindustrian, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), hingga Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional.

 

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN