Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: BKIP Kemenhub)

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: BKIP Kemenhub)

Mudik Lebaran Dinilai Berhasil, Menhub Apresiasi Peranan Media Massa

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:00 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi peranan media massa yang intensif  melaporkan aktivitas mudik Lebaran 2022.

"Bapak Presiden  menyatakan apresiasi dan jangan lupa melakukan evaluasi. Dan, saat ini kita baru saja menyelesaikan mudik dan evaluasi ini akan ditindaklanjuti," kata Menhub saat memberikan keterangan pers usai rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Advertisement

Rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) khusus membahas tentang Evaluasi Mudik Lebaran.

Baca juga: Presiden Jokowi Apresiasi Kedisiplinan Masyarakat Selama Mudik Lebaran 2022

Menhub mengatakan, mudik Lebaran melibatkan empat matra, yaitu darat, laut, Kereta Api (KA), dan udara. Matra darat, jelas Menhub, adalah salah satu mudik yang sangat masif karena menempati sekitar 47% yang beriringan menggunakan kendaraan pribadi.

"Ada beberapa ekses atau evaluasi yang harus dilakukan secara detail," kata Menhub.

Ia mengatakan, hal pertama yang harus dievaluasi adalah pada jalan darat terjadi penumpukan di Cipularang dan Jabodetabek.

Baca juga: Geliat Indikator Ekonomi Kuartal II Terus Menguat

"Kita akan evaluasi bahwa proses dari simulasi akan dilakukan lebih awal. Kemarin adalah H-4. Nanti kita akan lakukan evaluasi H-7 sehingga pada saat uji coba tidak terdapat jumlah besar kendaraan yang dari arah  Bandung," jelas Menhub.

Kedua, lanjutnya, di Jabodetabek pada saat dilakukan contraflow terjadi kemacetan. Oleh sebab itu, Kementerian Perhubungan mundurkan one way dari km 70. Serta, ada infrastruktur yang akan dibangun.

"Yang paling masif adalah prasarana, rest area, dan manajemennya. Tadi, Bapak Presiden juga mencatat sebagai bagian yang harus dievaluasi. Secara detail kita akan minta kepada developer untuk menyediakan paling tidak 10 rest area dengan satu kualifikasi, kuantitas yang lebih baik dari sekarang," kata Menhub.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN