Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jubir Kemenhub Adita Irawati. Sumber: BSTV

Jubir Kemenhub Adita Irawati. Sumber: BSTV

TERKAIT MITRA RAPID TEST DAN PCR,

Operator Transportasi Wajib Koordinasi dengan Gugus Tugas

Senin, 29 Juni 2020 | 15:19 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mewajibkan para operator sarana maupun prasarana transportasi berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam memilih mitra kerja penyedia layanan uji tes cepat (rapid test) atau pun tes polymerase chain reaction (PCR).

Kewajiban ini tertuang dalam surat menteri perhubungan kepada para operator sarana dan prasarana transportasi tertanggal 29 Juni 2020 dan merupakan kesepakatan antara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dengan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

“Para operator sarana dan prasarana transportasi dapat melakukan kerja sama dengan para penyedia layanan fasilitas kesehatan atau laboratorium untuk melaksanakan uji tes PCR atau tes cepat dengan catatan mitra tersebut harus dikoordinasikan dengan Gugus Tugas. Hal ini untuk menjaga kualitas pemeriksaan dan hasil pemeriksaan PCR dan tes cepatbsekaligus mempermudah masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan transportasi massal,” kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam keterangannya, Senin (29/6).

Sesuai Surat Edaran (SE) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020 pada 26 Juni 2020 yang merupakan perubahan dari SE Nomor7/2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19, persyaratan yang harus dipenuhi bagi masyarakat yang akan bepergian dengan transportasi umum, yaitu wajib menunjukkan hasil tes PCR dengan hasil negatif atau rapid test dengan hasil nonreaktif yang berlaku selama 14 hari.

“Kemenhub berkomitmen meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan transportasi massal dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Di masa adaptasi kebiasaan baru ini kami ingin pengguna jasa tetap bisa bepergian namun tetap aman dari penularan Covid-19,” pungkas Adita. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN