Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pahala Mansyuri. Foto: IST

Pahala Mansyuri. Foto: IST

PaDi UMKM Virtual Expo 2021 Resmi Dibuka untuk Dorong Percepatan PEN

Senin, 15 Februari 2021 | 15:49 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Kementerian BUMN resmi membuka pasar digital (PaDi) UMKM virtual expo 2021 dengan menjalin kemitraan BUMN dengan pelaku UMKM untuk menjadi jembatan untuk pengadaan barang dan jasa di BUMN sehingga akan terbentuk satu ekosistem untuk saling mendukung dan menguntungkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Wakil Menteri BUMN, Pahala Mansury mengatakan bahwa sinergitas BUMN dan UMKM merupakan salah satu arahan Presiden Joko Widodo dalam upaya untuk percepatan pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi covid-19. Sehingga membentuk satu ekosistem untuk saling mendukung dan menguntungkan dengan membangun ekosistem  rantai nilai dan rantai pasok yang berkelanjutan antara BUMN dan pelaku UMKM.

“Maka kita bisa dorong meningkatkan ketahanan dan daya saing produk karya anak bangsa  dengan efek berganda atau  multiplier effect yang  positif upaya kita bersama percepat PEN pasca pandemi covid,”tuturnya dalam pembukaan PaDi UMKM Virtual Expo disiarkan melalui Youtube, Senin (15/2)

Ia mengatakan bahwa,  inisiatif pasar digital UMKM atau PaDi UMKM menjadi suatu inisiatif yang mudah dan cepat untuk diterapkan di awal tahun 2021 sehingga BUMN dan UMKM dapat meningkatkan sinergi.

Adapun PaDi UMKM merupakan marketplace yang diluncurkan Kementerian BUMN sejak 17 Agustus 2020 dengan 9 BUMN yang ikut andil yakni BRI, Telkom, PT PP, Waskita, Wijaya Karya, Pupuk Indonesia, Pertamina, Pegadaian dan PT PNM.

“Diketahui bersama mulai tahun lalu Agustus 2020 dan saat ini sudah melakukan sinergi  dengan launching PaDi UMKM dan diawali 9 BUMN total transaksi yang dilakukan melalui PaDi sampai akhir Januari 2021 telah mencapai Rp 11,4 triliun,” ujarnya.

Bahkan Pahala menilai capaian transaksi dapat terus meningkat sebab potensi UMKM yang dapat dilakukan melalui PaDi UMKM diharapkan memperluas interaksi antara BUMN yang memiliki kebutuhan untuk melakukan pengadaan jasa dapat difasilitasi lebih mudah.

“Saat ini melalui inisiatif padi umkm kebutuhan untuk bisa mempertemukan  UMKM dengan masing masing BUMN yang perlu melakukan pengadaan, secara nasional dan kewilayahan bisa dilakukan di fasilitasi lebih baik.Kita berharap dari 9 BUMN yang sudah melakukan pengadaan melalui PaDi UMKM bisa terus meningkat kedepan,”tegasnya.

Menurutnya melalui pelaksanaan PaDi UMKM virtual expo 2021, maka Kementerian BUMN dapat mendorong adanya peningkatan value creation. Dengan demikian BUMN dapat menggunakan lebih banyak pengadaan barang melalui berbagai macam produk UMKm dalam kebutuhan proses produksi dan proses kerja .

Bahkan ia meyakini kemitraan strategis yang dijalin Kementerian BUMN dan pelaku UMKM dapat semakin memperkuat ekosistem perekonomian nasional menuju Indonesia maju.

“Dengan model bisnis yang  saling memberikan manfaat dan nilai tambah secara berkelanjutan. PaDi UMKM bagian procurement excellence inisiatif yang lakukan berbagai kluster di Kementerian BUMN. Kita berharap interaksi  bisnis live online dalam virtual dapat dimaksimalkan secara optimal dan ditindaklanjuti kemitraan usaha dengan terapkan protokol kesehatan dengan pola adaptasi kebiasaan baru,”tegasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN,  sekaligus Ketua Panitia Pelaksana PaDi Virtual Expo 2021, Loto Srinaita Ginting, mengatakan PaDi virtual Expo akan dilaksanakan selama satu pekan ke depan, yakni mulai hari ini, 15 Februari sampai 22 Februari 2021.

Nantinya diharapkan para buyer group BUMN bisa melihat lebih dekat produk yang dijajakan oleh para UMKM.

"Tercatat lebih dari 2000 buyer group BUMN yang siap mengunjungi 244 lapak UMKM dalam virtual expo ini. Diharapkan mereka bisa semakin mengenal produk dan akhirnya bisa meningkatkan transaksi belanja pada UMKM binaan organisasi maupun instansi," ujar Loto.

Ia menjelaskan bahwa virtual expo tidak hanya menampilkan  pameran produk UMKM, namun juga ada  webinar yang dilaksanakan oleh BUMN dan juga business forum organisasi UMKM binaan.

"Kami ucapkan selamat datang, dan selamat berinteraksi, bernegosiasi, dan bertransaksi bisnis dengan para UMKM di PaDi Virtual Expo 2021 ini. Kami yakin, melalui pola kolaborasi dari berbagai pihak dapat mendorong terwujudnya UMKM Maju, Indonesia Tangguh," papar Loto.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN