Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Ist)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Ist)

Penempatan Dana PEN di Perbankan Capai Rp 61,7 Triliun

Jumat, 2 Oktober 2020 | 19:59 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah terus melakukan penempatan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di perbankan. Hingga saat ini, total penempatan dana tersebut telah mencapai Rp 61,7 triliun yang tersebar di empat bank BUMN serta sejumlah bank pembangunan daerah (BPD).

“Penempatan dana PEN yang telah terealisasi, melalui himbara (hingga) tahap kedua, BPD tahap pertama dan bank syariah totalnya Rp 61,7 triliun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEC-PEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (2/10).

Khusus untuk dana PEN yang ditempatkan di empat bank BUMN yang terhimpun dalam Himbara adalah sebesar Rp 47,5 triliun. Rinciannya adalah di Bank Mandiri Rp 15 triliun, Bank BRI Rp 15 triliun, Bank BNI Rp 7,5 triliun, dan Bank BTN Rp 10 triliun. Dana tersebut ditempatkan dalam dua tahap yakni Rp 30 triliun pada akhir Juni lalu dan Rp 17,5 triliun pada pekan ini.

Menurut Airlangga, penempatan dana PEN tahap pertama sebesar Rp 30 triliun di bank-bank Himbara itu telah berhasil mengungkit (me-leverage) penyaluran kredit ke UMKM hingga Rp 141,48 triliun. “Dengan jumlah tersebut tingkat leverage penembatan itu ke pinjaman sudah mencapai 4,7 kali. Untuk itu, pada tahap kedua penempatan di bank dinaikkan jadi Rp 47,5 triliun. Bunganya di pass through perbankan 2,84%,” ucap dia.

Sedangkan tujuh bank pembanguan daerah (PBD) mendapatkan alokasi penempatan dana PEN sebesar Rp 11,2 triliun. Dari total tersebut, Rp 9,89 triliun telah disalurkan. Sedangkan tiga bank syariah, yaitu Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, dan BNI Syariah mendapatkan penempatan Rp 3 triliun dengan bunga penempatan juga 2,84%.

Kemudian, lanjut Airlangga, pada Jumat (2/10) ditambahkan penempatan dana ke dua BPD, yaitu BPD Sulawesi Selatan Barat Rp 1 triliun, BPD Kalimantan Barat Rp 500 miliar. Sedangkan penempatan dana di BPD Sumatera Utara dan Jambi tengah dalam proses tapi paling telat pada 8 Oktober medatang.

 

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN