Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Perhubungan Budi Karya.

Menteri Perhubungan Budi Karya.

Penumpang Wajib Rapid Test Antigen, Menhub: Jangan Ada yang Lolos

Minggu, 23 Mei 2021 | 15:08 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengingatkan kepada masyarakat yang akan menyeberang dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa menggunakan angkutan penyeberangan wajib melakukan tes cepat atau rapid test antigen.

“Kami mohon kepada jajaran Pemprov Lampung dan Satgas Khusus Covid-19 Lampung yang diketuai Kapolda untuk terus melakukan pengawasan agar tidak ada yang lolos pemeriksaan,” kata Menhub seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet, pada Minggu (23/5/2021).

Menhub meminta masyarakat melakukan tes secara mandiri dari kota asal agar tidak perlu mengantri saat melakukan tes di sejumlah titik pemeriksaan dan menghindari terjadinya penumpukan penumpang di Pelabuhan Bakauheni.

Disebutkan, untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pasca Lebaran dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa dan adanya peningkatan kasus positif di Pulau Sumatera yang berpotensi memicu penularan Covid-19, pemerintah telah membentuk Satgas Khusus Provinsi Lampung yang dikomandoi Kapolda Lampung, untuk memastikan masyarakat yang akan menyeberang sudah melakukan rapid test antigen.

Tercatat, ada tujuh titik pengecekan rapid test antigen di Lampung dan Bakauheni yaitu di Pos Rest Area KM 172 B, Pos Rest Area KM 87 B, Pos Rest Area KM 20 B, Pos Pelabuhan Bandar Bakau, Pos Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, Pos Simpang Hatta, dan Begadang IV.

“Saya sangat berterima kasih kepada Satgas Khusus dan Pemda karena sudah melaksanakan kegiatan pengecekan kesehatan, karena ini wajib dilakukan di penyeberangan,” ujar Menhub.

Ditambahkan, berdasarkan kalkulasi 400 ribu orang yang sudah menyeberang ke Sumatera baru sekitar 33% yang kembali.

“Memang harus ada upaya yang lebih dari kita untuk memastikan mereka melakukan rapid test antigen,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyampaikan, sampai dengan tanggal 22 Mei 2021, ada sebanyak 37.931 orang yang dilakukan rapid test antigen di tujuh titik pengecekan tersebut yang ada.

Sebanyak 338 orang dinyatakan positif dan langsung dibawa ke tempat isolasi yang telah disediakan oleh Satgas Khusus Provinsi Lampung.

“Selama melakukan pemeriksaan, kita sudah bisa menemukan 338 orang yang positif. Kalau 338 orang ini lolos masuk ke wilayah Pulau Jawa maka dampaknya akan mudah sekali memberikan penularan kepada warga lainnya,” ujar Doni.

Doni  mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras dalam melakukan upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Sekali lagi, kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh unsur Satgas baik dari Polri, TNI, Kemenhub, KKP, tenaga kesehatan, dan semuanya yang telah bekerja keras,” ujar Doni.

Berdasarkan data PT ASDP Ferry Indonesia, pada  22 Mei 2021, dari total sekitar 420 ribu orang yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni mulai 22 April hingga 14 Mei 2021, jumlah orang yang kembali dari Sumatera baru sekitar 138.066 orang atau sekitar 33%.

Setelah masa peniadaan mudik berakhir, Pelabuhan Bakauheni sudah mengoperasikan secara penuh 7 dermaga dengan jumlah kapal yang beroperasi per hari sebanyak 32 kapal. Tercatat jumlah penumpang pada Selasa (18/5/2021) di Bakauheni mencapai 33 ribu penumpang, sementara pada Rabu (19/05/2021) dan Kamis (20/05/2021) tercatat sekitar 30 ribu penumpang per harinya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN