Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung Kementerian Keuangan Jakarta. Foto ilustrasi: kemenkeu.go.id

Gedung Kementerian Keuangan Jakarta. Foto ilustrasi: kemenkeu.go.id

Penyaluran Kredit Bank Syariah Sangat Agresif

Rabu, 25 November 2020 | 19:56 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Kementerian Keuangan mengatakan  penyaluran kredit Bank Syariah meningkat signifikan secara mingguan dengan penempatan dana sebesar Rp 3 triliun. Bahkan penyalurannya mencapai target leverage dua kali dalam kurun waktu lima pekan.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Andin Hadiyanto menyatakan pemerintah menempatkan dana Rp 3 triliun sejak 30 September 2020 yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah.

Ia mengatakan bahwa ketiga Bank Syariah telah menyalurkan kredit Rp 5,89 triliun dengan 44.320 ribu debitur. Sementara itu, sisi penyaluran kredit per minggu Bank Syariah mengalami kenaikan Rp 340 miliar atau 6,1 persen.

 “Yang signifikan ini kredit bank syariah yang baru sebulan sudah leverage dua kali dalam lima pekan. Ini bank syariah lebih agresif,” ujar Andin dalam RDP bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (25/11).

Ia menjelaskan penempatan dana pemerintah terhadap bank syariah dilakukan dengan suku bunga 2,84% dan tenor selama enam bulan dan jatuh temponya pada 30 Maret 2021.

Menurutnya debitur bank syariah tersebar di Pulau Jawa 2 juta debitur, kemudian di pulau Sumatera 592 ribu, NTT dan Bali 197 ribu debitur, serta Papua dan Sulawesi 417 ribu debitur.

Adapun hingga Jumat (20/11) realisasi penyaluran kredit dari penempatan dana pemerintah di perbankan mencapai Rp 254,37 triliun dari total penempatan dana pemerintah sebesar Rp 64,5 triliun yang menjangkau 3,74 juta debitur.

Selain Bank Syariah, penempatan dana di Bank BUMN sebesar Rp 47,5 triliun, kredit yang tersalurkan mencapai Rp 218,36 triliun dan secara mingguan  Bank Himbara penyalurannya meningkat Rp 11,56 triliun atau 5,6%.

Kemudian untuk penempatan dana di BPD sebesar Rp 14 triliun sudah disalurkan sebanyak Rp 30,12 triliun. Untuk Bank BPD penyaluran kredit secara mingguan naik Rp 2,78 triliun atau 10,2%.

“Jumlah debitur yang menikmati cukup banyak  3,7 juta debitur dengan rincian bank Himbara 3,55 juta debitur khususnya dari BRI, BPD lalu 146 ribu debitur,” tuturnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN