Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petani mengumpulkan buah sawit di perkebunan kelapa sawit di Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petani mengumpulkan buah sawit di perkebunan kelapa sawit di Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petani Sawit Nikmati Harga TBS Tinggi

Rabu, 1 September 2021 | 11:03 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id – Petani sawit mendapatkan kado terindah sepanjang sejarah Indonesia. Pasalnya, di hampir seluruh wilayah di Indonesia para petani sawit tengah menikmati harga tandan buah segar (TBS) sawit yang relatif tinggi.

Adapun berdasarkan laporan dari anggota DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) di 22 Provinsi dan 136 Kabupaten hingga pertengahan tahun ini harga TBS sawit menunjukkan tren positif.

Ketua Umum Apkasindo Gulat Manurung mengatakan, kenaikan harga TBS merupakan kado terindah yang pernah ada sejak Indonesia berdiri dan baru tahun ini petani bisa menikmati manisnya harga TBS. Sebagai contoh, harga TBS di Banten yang biasanya di bawah Rp 1.000/kilogram, saat ini telah menembus angka Rp 1.800/kilogram periode 16-22 Agustus 2021.

"Padahal tahun lalu saja harga TBS sawit yang diterima petani hanya Rp 600 per kilogram. Kami bersyukur tahun ini dapat harga bagus," ujar Gulat dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Rabu (1/9).

Di Kalimantan Selatan, petani juga mendapatkan berkah tingginya harga TBS. Per 16 Agustus 2021, harga TBS ditetapkan provinsi sebesar Rp 2.100/Kilogram, di pabrik harga pembelian bisa mencapai Rp 2.300 sampai dengan Rp 2.400 per kilogram. Di Kalimantan Barat, sampai periode Agustus 2021, harga tertinggi mencapai Rp 2.542/kilogram.

Di Jambi, harga TBS petani menyentuh angka Rp 2.620/kilogram selama periode 13-19 Agustus 2021. Di wilayah Riau, harga TBS juga mencetak rekor mencapai Rp 2.730/kilogram.

Sementara itu, harga TBS periode 11-17 Agustus di Sumatera Utara mencapai Rp 2.769/kilogram. Di Sumatera Selatan harga TBS penetapan provinsi naik menjadi Rp 2.498/kilogram periode pertama Agustus.

Di Sulawesi Tengah, harga TBS mencapai Rp 2.345/kilogram jelang akhir Agustus tahun ini. Sedangkan pada tahun lalu, harga TBS masih dibawah Rp 1.500/kilogram.

Dia mengaku tidak kaget dengan tingginya harga TBS sampai Agustus ini. Harga CPO di pasar global juga diperkirakan akan melandai setelah pemerintah Indonesia menyesuaikan pungutan ekspor.

Gulat mengatakan, disahkannya Undang Undang Cipta Kerja menjadi gerbang keberlanjutan sawit Indonesia. Pasalnya, kebijakan pungutan ekspor yang disesuaikan dalam PMK 76/2021 dinilai mampu menyeimbangkan antara industri hulu dan hilir kelapa sawit.

Program peremajaan sawit rakyat (PSR), tambah dia, juga mampu mendorong petani untuk meremajakan tanaman usia tua. Selain itu mandatori biodiesel melalui campuran 30% atau B30 juga dapat meningkatkan konsumsi sawit di dalam negeri.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN