Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu Kantor Pos Indonesia di Karawang, Jawa Barat. Foto ilustrasi: IST

Salah satu Kantor Pos Indonesia di Karawang, Jawa Barat. Foto ilustrasi: IST

Pos Indonesia Targetkan Penyaluran BST Rampung 100% April

Senin, 29 Maret 2021 | 13:59 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - Pemerintah terus mengalokasikan Anggaran Penanganan Covid-19 dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) 2021 yang mencapai Rp 699,4 triliun, mencakup sektor kesehatan dan perlindungan sosial, dukungan UMKM dan pembiayaan perusahaan, serta insentif bisnis.

Alokasi dana tersebut mencakup program bantuan sosial tunai (BST) yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia (Persero) dengan target 100% rampung April..

Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rahmad Djoemadi mengatakan bahwa Bantuan Sosial Tunai (BST) adalah sebuah intrumen penting memulihkan ekonomi akibat pandemi Covid19.

PT Pos Indonesia bukan hanya sekadar memberikan penawaran jasa untuk distribusi tetapi juga kerja sosial dan pelayan masyarakat.

“BST ini penting karena merupakan program perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi kerakyatan. Kita memastikan 100% sampai ke tangan KPM. Tim satgas bekerja keras dalam memonitor penyaluran bantuan,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (29/3).

Proses pendistribusian bantuan sosial yang panjang tentu menyita sumber daya dan menjadi tantangan tersendiri. Pos Indonesia perlu melakukan perencanaan transisi dalam memprioritaskan proses penyaluran BST. Pos Indonesia terus mendukung usaha percepatan pemulihan ekonomi, lebih cepat, lebih baik.

"Kami mendukung program-program dan kebijakan dari pemerintah dalam memperkuat kembali ekonomi nasional”, tandas Faizal.

Dia menuturkan progres penyaluran bantuan sosial tunai pada tahun 2021 di tiga wilayah berjalan sesuai target. Wilayah pertama (Sumatera dan Jawa barat) sudah diberikan kepada 7,1 Juta KPM dari alokasi 7,2 penerima dengan total anggaran Rp 2,1 triliun. Wilayah 2, (Kalimantan, Jawa Tengah, NTB dan NTT) yang menerima sudah mencapai 7,3 juta orang dari 7,5 juta penerima yang dialokasikan dengan nilai anggaran Rp 2,2 triliun. Lalu wilayah 3 (Jawa Timur, Sulawesi dan Papua) sudah diberikan kepada 4,4 juta KPM dari 4,5 yang dialokasikan dengan total anggaran Rp 1,3 triliun.

“Progress penyaluran Bantuan Sosial Tunai selama tahun 2021 mencapai 98% di seluruh wilayah Indonesia. Target kita hingga April bisa tersalurkan 100%,” pungkas Faizal.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN