Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual menghadiri pertemuan tahunan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/1/2021).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual menghadiri pertemuan tahunan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/1/2021).

Presiden Apresiasi Kerja Sama Sinergis Pemerintah, OJK, BI, dan LPS

Jumat, 15 Januari 2021 | 21:00 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.di – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kerja sama sinergis yang telah terjalin antara pemerintah, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bagi percepatan pemulihan dan kebangkitan ekonomi nasional.

“Percepatan pemulihan dan kebangkitan ekonomi nasional terus diupayakan oleh pemerintah. Saya sangat senang selama tahun 2020, kerja sama antara pemerintah, Kemenkeu, OJK, BI, dan LPS berjalan beriringan dengan baik. Setiap masalah selalu direspons dengan cepat,” kata Presiden Jokowi saat berpidato secara virtual pada Pertemuan Tahunan Otoritas Jasa Keuangan dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/1/2021).

Presiden mengungkapkan, pada 2020 sektor ekonomi dan kesehatan Indonesia babak belur dihantam pandemi Covid-19. Pemerintah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, di antaranya melalui program vaksinasi gratis, yang telah dimulai pada 13 Januari 2021.

Presiden Jokowi berharap  tahun ini kerja sama itu bisa dilanjutkan. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 372,3 triliun untuk mendongkrak daya beli masyarakat dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional pada 2021.

“Berbagai kebijakan untuk menopang perekonomian kita juga telah disiapkan. Kita pun bersyukur UU Ciptaker telah diundangkan dan peraturan turunan, seperti peraturan pemerintah (PP), atau perpres segera terbit dalam waktu secepatnya agar kita semakin kompetitif di pasar, utamanya di pasar global,” papar Presiden.

Jokowi mengatakan, pemerintah telah merampungkan PP tentang Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF),  yang dinamakan Indonesia Investment Authority (INA).

Pembentukan LPI atau SWF, yang diluncurkan Presiden Jokowi pada awal 2021 bertujuan sebagai alternatif pembiayaan pembangunan di Indonesia.

"Ini untuk menangkap peluang investasi dan solusi alternatif bagi pembiayaan pembangunan kita. Nama-nama untuk Dewan Pengawas sudah kita sampaikan kepada DPR dan kita harapkan selesai minggu depan. Pembentukan SWF sangat diperlukan untuk memenuhi pembiayaan yang semakin besar ke depan dan juga untuk meningkatkan foreign direct investment (FDI) serta menurunkan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB),” tutur Presiden.

 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN