Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Segera Reformasi Ekosistem Berusaha Eksportir

Jumat, 4 Desember 2020 | 18:05 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

BOGOR, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan akan mereformasi ekosistem berusaha eksportir agar dapat meningkatkan kinerja ekspor nasional.

“Diperlukan reformasi besar-besaran pada ekosistem berusaha  bagi eksportir kita. Satu per satu persoalan yang menghambat kinerja ekspor kita cermati, kita carikan solusinya. Regulasi yang rumit segera kita sederhanakan. Prosedur birokrasi yang menghambat segera dipangkas,” kata Presiden Jokowi pada Pelepasan Ekspor ke Pasar Global Tahun 2020 dilakukan secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/12/2020),

Presiden Jokowi mengatakan, salah  satu kunci untuk memperbaiki perekonomian nasional adalah meningkatkan ekspor, bukan hanya membantu pelaku usaha untuk tumbuh dan membuka lapangan kerja, tetapi juga untuk menghasilkan  devisa dan mengurangi defisit transaksi berjalan.

Diakuinya situasi pandemi dan perekonomian global yang sedang lesu saat ini, berdampak pada pasar ekspor yang juga pasti menurun. Namun peluang pasar ekspor masih terbuka lebar di negara-negara yang juga sekarang ini sedang mengalami pandemi.

“Saya ingatkan lagi untuk dilakukan percepatan negosiasi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif CEPA, terutama dengan negara-negara yang potensial, yang menjadi pasar produk-produk ekspor kita,” katanya.

Ia mengatakan,  perjanjian perdagangan yang sudah ada,  segera dioptimalkan sambil terus mencari pasar baru di negara-negara non tradisional sehingga pasar ekspor  semakin luas.

Selain itu, atase perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) harus mampu menjadi market agent  yang melakukan market intelligence.

“Daya saing eksportir, khususnya usaha kecil dan  menengah harus terus ditingkatkan.  Gandeng UKM di seluruh Indonesia menjadi satu kesatuan yang kuat untuk memenuhi permintaan order buyers,  Perkuat kerja sama dengan perbankan dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) untuk trade financing bagi UMK ekspor,  perbanyak export coaching program dan sebagainya,” katanya.

Dikatakan, eksportir harus  memenuhi apa yang menjadi standar pasar global dengan brand yang kuat dan dengan packaging yang semakin baik. “Ini yang akan meningkatkan ekspor kita,” kata Presiden Jokowi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN