Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkeu Sri Mulyani Indrawati.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati.

Realisasi Pembiayaan Investasi Tahun Lalu Hanya 40,7%

Rabu, 27 Januari 2021 | 16:12 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan realisasi pembiayaan investasi untuk mendukung UMKM dan dunia usaha di tahun lalu mencapai Rp 104,8 triliun atau setara 40,7% dari target Peraturan Presiden (Perpres) 72/2020 sebesar Rp 257,1 triliun.

 

“Untuk pembiayaan investasi yang tadi terealisasi Rp 104,8 triliun itu adalah untuk pertama beberapa BUMN yang memang memiliki peran critical terhadap pembangunan,” katanya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (27/1).

 

Secara rinci, ia menyebut, penyertaan modal negara (PMN) untuk BUMN dan lembaga terealisasi sebesar Rp 56,3 triliun dalam rangka memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha serta melaksanakan penugasan khusus program PEN.

 

Adapun BUMN yang melaksanakan penugasan khusus program PEN meliputi PT PLN sebesar Rp 5 triliun, PT Hutama Karya Rp 11 triliun, kemudian PT SMF R p1,7 triliun, PT GDE Rp 0,7 triliun, PT PNM Rp 2,5 triliun, PT BPUI Rp 6,3 triliun, PT PPI Rp 0,5 triliun, PT PPI Rp 1,6 triliun, PT Biofarma Rp 2 triliun, PT LPEI Rp 10 triliun, dan LPI Rp 15 triliun.

 

“PT PANN waktu itu tidak tahu dan tidak jadi kami berikan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut untuk investasi kepada BLU terealisasi Rp 31,3 triliun ditujukan untuk meningkatkan efektivitas pembiayaan bagi koperasi, UMKM, UMi dan pembiayaan perumahan bagi MBR untuk akselerasi pemulihan ekonomi. Untuk Investasi bagi BLU diberikan kepada BLU LPDB Rp 1,3 triliun, BLU PPDPP Rp 9 triliun, BLU PIP Rp 1 triliun, BLU LPDP Rp 18 triliun, dan BLU BPDLH Rp 2 triliun.

 

“Investasi kepada BLU diberikan untuk memperkuat daya tahan saing melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tutur Sri Mulyani.

 

Selain itu, Menkeu juga memberikan dukungan kepada BUMN melalui investasi pemerintah yang hingga akhir tahun sudah terealisasi Rp 39,7 triliun. Dukungan ini dalam bentuk skema pinjaman yang berfungsi sebagai stimulus modal kerja BUMN yang terdampak Covid-19 dan mempercepat proses pemulihan pasca pandemi Covid-19 di daerah.

 

BUMN yang mendapat dukungan pinjaman yakni PT Garuda Indonesia Rp 8,5 triliun, PT KAI Rp 3,5 triliun, Perumnas Rp 0,7 triliun, PTPN III Rp 4 triliun, PT Krakatau Steel Rp 3 triliun, dan pinjaman PEN daerah Rp 20 triliun.

 

Keempat pemerintah juga memberikan pembiayaan investasi kepada organisasi atau LK dengan realisasi Rp 0,7 triliun. Hal ini dalam rangka mempertahankan dan memperkuat posisi Indonesia dalam organisasi Lembaga Keuangan Internasional.

 

“Terakhir yakni penerimaan kembali investasi terealisasi Rp 23,2 triliun yang berasal dari BLU LMAN Rp 19,9 triliun, BLU pusat P2H Rp 2 triliun, dan pinjaman PEN daerah Rp 1,2 triliun,” jelas Sri Mulyani.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN