Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Airlangga Hartarto. Sumber: BSTV

Airlangga Hartarto. Sumber: BSTV

Realisasi Penempatan Dana PEN di Perbankan Capai Rp 61,7 Triliun

Jumat, 2 Oktober 2020 | 23:57 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah terus melakukan penempatan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di perbankan.  Dalam hal ini pemerintah melibatkan Himpunan Bank Negara (Himbara) yang beranggotakan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk; dan PT Bank Negara Indonesia (Persero); dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Selain itu pemerintah juga melibatkan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

“Penempatan dana PEN yang telah terealisasi, ini melalui Himbara tahap kedua, BPD tahap pertama dan bank syariah totalnya Rp 61,7 triliun,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua  Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEC PEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Kantornya pada Jumat (2/10).

Ia mengatakan  penempatan dana PEN yang dilakukan terhadap sektor perbankan ini dilakukan oleh Himbara dan penggunaannya sudah Rp 141,48 triliun. Dengan jumlah tersebut tingkat leverage pinjaman sudah mencapai 4,7 kali.

Lebih lanjut Airlangga mengatakan pada tahap kedua akan dinaikkan penempatan bank Rp 47,5 triliun.

“Dimana Bank Mandiri Rp 15 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Rp 15 triliun, PT Bank Negara Indonesia  Rp 7,5 triliun, BTN Rp 10 triliun. Bunganya di perbankan melewati  2,84%,” ucap Airlangga.

Sedangkan untuk 7 PBD alokasi dana sebesar Rp 11,2 triliun telah disalurkan Rp 9,89 triliun, kepada 3 bank syariah Rp 3 triliun. Baik Mandiri syariah, BRI syariah, BNI syariah, itu bunga penempatan juga 2,84%.  Kemudian pada Jumat (2/10) akan ditambahkan penempatan dana ke 2 BPD Sulawesi Selatan Rp 1 triliun, BPD Kalimantan Barat Rp 500 miliar. BPD Sumatera Utara dan Jambi yang akan ditempatkan maksimal 8 Oktober.

“Penyerapan anggaran daerah terus dimonitor oleh pemerintah baik terkait dengan belanja rutin maupun belanja barang,” ucapnya.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN