Menu
Sign in
@ Contact
Search
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Senin pagi, melemah tertekan perang yang masih berlangsung. 
Sumber : Antara

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Senin pagi, melemah tertekan perang yang masih berlangsung. Sumber : Antara

Rupiah Melemah Jelang Rilis Data Inflasi AS

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:55 WIB
Nasori (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (10/8/2022) sore ditutup melemah menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS). Rupiah ditutup melemah 18 poin atau 0,12% ke posisi Rp 14.871 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.853 per dolar AS.

"Secara umum, rupiah masih cukup stabil. Dari globalnya, pasar masih menunggu data inflasi dari AS yang akan menentukan arah suku bunga AS ke depan," kata ekonom senior Mirae Asset Sekuritas Rully Arya pada pada Rabu (10/8/2022). Investor, kata dia, enggan bertaruh menjelang rilis data inflasi AS yang dapat menunjukkan selera The Federal Reserve (Fed) untuk kenaikan suku bunga yang lebih agresif.

Laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) AS akan dirilis pada malam nanti dengan pasar mengamati tanda-tanda bahwa inflasi mereda pada Juli meskipun angka pekerjaan AS menguat secara tak terduga minggu lalu. Pelaku pasar memperkirakan peluang 69,5% untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin pada pertemuan The Fed berikutnya.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan IHK akan menunjukkan inflasi utama secara tahunan sebesar 8,7%, jauh di atas target The Fed 2%, tetapi turun dari bulan lalu yang sangat panas 9,1%. "Sementara dari domestik, pasar masih akan menanti rilis data surplus neraca perdagangan di hari Senin depan," ujar Rully.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan pada Juni 2022 kembali mencetak surplus besar mencapai US$ 5,09 miliar dengan nilai ekspor US$ 26,09 miliar dan impor US$ 21,00 miliar.Surplus neraca perdagangan pada Juni tersebut merupakan surplus 25 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp 14.868 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp 14.866 per dolar AS hingga Rp 14.882 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi Rp 14.875 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp 14.862 per dolar AS.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : ANTARA

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com