Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pelindo III akan meresmikan Pelabuhan Marina Banyuwangi pada 25 September 2020.

Pelindo III akan meresmikan Pelabuhan Marina Banyuwangi pada 25 September 2020.

Saat "Yacht" Bisa Bersandar di Banyuwangi

Sabtu, 26 September 2020 | 19:14 WIB
Fajar Widhiyanto

Banyuwangi International Yacht Club di kawasan Pantai Marina Boom, Banyuwangi dibuka, yang akan memungkinkan Banyuwangi sebagai tempat bersandarnya kapal pesiar ukuran yacht sekaligus menjadikan kawasan Blambangan ini menjadi pintu masuk baru wisata cruises atau kapal pesiar di Indonesia.

Fasilitas sandar untuk kapal pesiar kelas yacht ini dibangun oleh PT Pelindo III yang berikutnya akan dikelola oleh anak perusahannya, yakni PT Pelindo Properti Indonesia. Pembukaan secara resmi Banyuwangi International Yacht Club digelar pada Jumat (25/9/2020) oleh Direktur Utama Pelindo III Saefudin Noer.

Disampaikan Saefudin Noer, fasilitas yacht club di Banyuwangi akan mendukung konsep butterfly cruise port yang sedang dikembangkan Pelindo III. Fasilitas dan destinasi baru itu diharapkan bisa menjadi tempat sandar baru kapal-kapal pesiar dan yacht.

Pengembangan Banyuwangi International Yacht Club ini cukup tepat karena Banyuwangi punya potensi besar. Karena mengembangkan pariwisata cruise tidak bisa hanya mengandalkan satu destinasi saja. Semakin banyak kapal ini singgah semakin baik,” kata Saefudin dalam pernyataannya yang diterima redaksi, Sabtu (26/9).

Masih menurut Saefudin, Banyuwangi merupakan kawasan strategis karena berada di antara Bali dan Surabaya yang kerap menjadi tempat persinggahan kapal pesiar. Kini parwisatawan di kapal pesiar akan memiliki alternatif sandar di Banyuwangi jika fasilitas sandar di Bali sudah tak lagi mencukupi.

Sejauh ini Pelindo III juga sudah mengembangkan fasilitas yang sama di Tanjung Mas, Semarang, lalu Surabaya North Quay di Tanjung Perak, Surabaya, di Tanjung Tembaga Probolinggo, Tanjung Benoa Bali serta di Gili Mas di Lombok.

Ia menyebut dalam setahun rata-rata sebanyak 160 kapal pesiar berkunjung ke Indonesia, dan mereka akan berkeliling dan singgah di kota-kota yang memiliki fasilitas seperti Banyuwangi International Yacht Club. Ke depan diharapkan kunjungan wisatawan kapal pesiar bisa terintegrasi dalam peta dan agenda pariwisata nasional.

Sementara itu Direktur Utama PT Pelindo Properti Indonesia (PT PPI) Edward Danner P Napitupulu mengatakan, pihaknya dan pemerintah Banyuwangi telah sepakat mengubah wajah Pantai Marina Boom dari pelabuhan tradisional menjadi pelabuhan khusus pariwisata.

Langkah ini dilakukan demi bisa menjaring wisatawan lokal ataupun mancanegara. Edward mengungkapkan harapannya bahwa yacht club ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi.

Dalam kesempatan sama Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi Yanuarto Bramuda mengatakan, Banyuwangi International Yacht Club bisa menjadi salah satu alternatif wisata sekaligus pintu masuk baru bagi wisatawan yang ingin ke Banyuwangi. Banyuwangi International Yacht Club merupakan membuka peluang bagi Banyuwangi untuk menyasar wisatawan kelas menengah atas.

 

 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN