Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rusunawa Pasar Rumput. Foto: PUPR

Rusunawa Pasar Rumput. Foto: PUPR

Setelah Pasar Rumput, PUPR Kini Bangun Rusun Pasar Jumat

Investor Daily, Minggu, 31 Mei 2020 | 11:00 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Rumah Susun (Rusun) Tingkat Tinggi Pasar Jumat di DKI Jakarta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Setelah sebelumnya menyelesaikan pembangunan Rusun Pasar Rumput bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Pembangunan infrastruktur perumahan yang masuk daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terus kita selesaikan. Progres konstruksi Rusun Tingkat Tinggi Pasar Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini sudah mencapai 88,12%," kata Menteri Basuki Hadimuljono dalam pernyataan resminya yang diterima Investor Daily, Minggu (31/5).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Sumber: BSTV
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Sumber: BSTV

Basuki menambahkan, pembangunan Rusun tersebut di samping diperuntukkan bagi MBR, juga ditujukan bagi para mahasiswa, pelajar, santri, dan pekerja, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI atau Polri.

Dia ingin ketersediaan hunian layak berupa rusun ini dapat berkontribusi nyata bagi produktivitas masyarakat dalam bekerja, sekaligus sebagai persiapan menghadapi tatanan baru (new normal).

Rusunawa Pasar Rumput. Foto: PUPR
Rusunawa Pasar Rumput. Foto: PUPR

Basuki menjelaskan, Rusun Pasar Jumat berdiri di atas lahan seluas 5.300 meter persegi dan berada di Komplek Perumahan Kementerian PUPR yang tidak jauh dari Stasiun moda transportasi berbasis rel Mass Rapid Transit (MRT) atau Moda Raya Terpadu di Lebak Bulus, Jakarta.

Kehadiran Rusun berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang lokasinya dekat dengan transportasi publik ini juga diharapkan dapat membuat masyarakat perkotaan efisien dalam berkegiatan khususnya bagi para ASN.

Tak hanya itu, imbuh Basuki, konsep hunian terintegrasi ini juga dapat lebih banyak dikembangkan di kota-kota besar lainnya di Indonesia, sehingga dapat menurunkan angka backlog pemilikan dan penghunian rumah sekaligus meningkatkan kualitas hunian yang layak.

Adapun luas bangunan utama Rusun Pasar Jumat sekitar 2.800 meter persegi yang terdiri dari 18 lantai yaitu 16 lantai untuk hunian 460 unit dan 2 lantai untuk fasilitas bermain anak dan fasilitas umum yang berada di lantai 1 dan 2.

Guna menambah kenyamanan penghuni, setiap unit pada Rusun Pasar Jumat didesain dengan tipe 36 yang dilengkapi dengan fasilitas 1 kamar utama, 1 kamar anak, ruang tamu, kamar mandi shower dan  toilet duduk, dan ruang jemur pakaian dengan daya listrik 2.200 KWh.

Lebih dari itu, pembangunan Pasar Jumat juga menerapkan sistem teknologi beton ringan precast lantai dan dinding. Untuk precast pada lantai menggunakan Hollow Core Slab (HCS) dan untuk precast pada dinding menggunakan Lightweight Cement Wall (LCW) sebagai wujud kemajuan teknologi konstruksi di Indonesia.

LCW merupakan salah satu inovasi material beton ringan sehingga efisien dari sisi waktu kerja dengan kualitas kedap suara, tahan api, dan tes beban yang cukup banyak.

Rusunawa Pasar Rumput. Foto: PUPR
Rusunawa Pasar Rumput. Foto: PUPR

Sementara HCS sebagai salah satu terobosan dalam konstruksi lantai beton untuk bangunan bertingkat menggunakan sistem prategang di mana kabel ditarik lebih dulu pada suatu dudukan khusus yang disiapkan kemudian dilakukan pengecoran.

Sebelumnya Kementerian PUPR melalui Ditjen Perumahan telah menyelesaikan pembangunan Rusunawa Pasar Rumput dengan 25 lantai sebanyak tiga tower.

Berbeda dengan Rusun Pasar Jumat, rusunawa Pasar Rumput menggunakan konsep mixed use atau penggunaan campuran antara hunian, komersial, dan pasar. Sementara bagian bawah Rusunawa dimanfaatkan sebagai pasar, di bagian atas dibangun unit hunian tempat tinggal beserta prasarana pendidikan bagi anak-anak.

Rusunawa Pasar Rumput dibangun sejak 2016 dengan jumlah unit hunian sebanyak 1.984 unit dan 1.314 kios. Lokasi Rusunawa pun tidak jauh dari Terminal Manggarai yang bertujuan untuk mengintegrasikan hunian layak dengan transportasi publik. (c01)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN