Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

PT Siemens Gas and Power terpilih untuk memasok berbagai peralatan kompresi dan pembangkit listrik untuk Kilang Balikpapan yang berlokasi di Kalimantan Timur yang dioperasikan PT Pertamina (Persero).

PT Siemens Gas and Power terpilih untuk memasok berbagai peralatan kompresi dan pembangkit listrik untuk Kilang Balikpapan yang berlokasi di Kalimantan Timur yang dioperasikan PT Pertamina (Persero).

Siemens Suplai Peralatan dan Pembangkit untuk Kilang Balikpapan

Euis Rita Hartati, (euis_id)  Rabu, 3 Juni 2020 | 14:53 WIB

 

JAKARTA, investor.id - Siemens Gas and Power terpilih untuk memasok berbagai peralatan kompresi dan pembangkit listrik untuk Kilang Balikpapan yang berlokasi di Kalimantan Timur yang dioperasikan PT Pertamina (Persero).

“Siemens Gas and Power merasa bangga bermitra dengan Pertamina dalam proyek ini,” kata Executive Vice President New Equipment Solutions for Siemens Energy Oil & Gas Division Matthew Chinn, dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily, Selasa (2/6).

Menurut dia, kinerja yang bagus dari armada kompresornya di seluruh kawasan serta kemampuan layanan dalam negeri yang kuat menjadi faktor utama dari kemenangan strategis ini.

“Kedua faktor ini, ditambah dengan kinerja, efisiensi, dan keandalan turbin gas SGT-800, memungkinkan adanya penghematan biaya dalam peluasan kilang Balikpapan dan juga berkontribusi dalam keberhasilan RDMP Pertamina, hal ini tentunya berperan penting dalam meningkatkan ketahanan energi Indonesia," jelasnya.

Peralatan-peralatan Siemens akan dipasang sebagai bagian dari program Refinery Development Master Project (RDMP). Pembangunan RDMP ini melibatkan pembangunan unit residual fluid catalytic cracker (RFCC) yang di desain dengan kapasitas 90.000 barel per hari (BPSD), LPG sulfur removal unit (SRU), propylene recovery unit (PRU), dan middle distillate hydrotreater 80.000 BPSD.

Siemens Gas dan Power akan menyuplai 17 kompresor piston (reciprocating compressor), bersama dengan hot gas expander single step. Sementara itu, model kompresor khusus yang akan disuplai termasuk delapan kompresor HHE-VL, dua kompresor HHE-FB, empat kompresor HHE-VG, dan tiga kompresor HSE. Selain itu, Siemens Gas and Power juga akan menyuplai empat turbin gas industri SGT-800 dan lima turbin uap SST-600 untuk pembangkit listrik Balikpapan.

Hot gas expander akan memulihkan panas limbah dari reaktor RFCC untuk menghasilkan sekitar 20 megawatt (MW) daya, yang akan digunakan untuk menggerakkan blower udara sentral dari pembangkit, bersama dengan turbin single stream. Pengaturan unik ini akan mengurangi konsumsi uap secara keseluruhan dan menghasilkan penghematan biaya operasional yang signifikan untuk Pertamina.

Kompresor piston HHE akan dipergunakan di berbagai unit pemrosesan kilang yang dapat membantu memastikan kestabilan operasi pembangkit. Kompresor ini memiliki rangka besi berkualitas, sehingga dapat mengurangi getaran yang ditransmisikan ke pipa terhubung serta memberikan stabilitas maksimum dengan menggunakan internal ribbed walls dan integral cross-member bearing saddle yang terletak di antara setiap crank throw. Kompresor kelas HHE pertama kali dipasang lebih dari 50 tahun yang lalu. Saat ini, lebih dari 3.000 unit telah beroperasi di seluruh dunia.

Proyek peluasan akan meningkatkan output kilang Balikpapan dari 240.000 BPSD menjadi 360.000 BPSD. Proyek ini juga akan memungkinkan kilang menghasilkan bahan bakar berkualitas tinggi sesuai dengan standar Euro V.

Semua kompresor piston akan diproduksi di pabrik Siemens Gas dan Power Naroda Gujarat yang berlokasi di India. Hot gas expander akan dibangun di Olean, New York, AS, turbin uap akan diproduksi di Görlitz, Jerman, dan turbin gas akan diproduksi di Finspong, Swedia. Instalasi dan pengujian peralatan dijadwalkan pada tahun 2022.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN