Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kopi Indonesia. Foto ilustrasi: istimewa

Kopi Indonesia. Foto ilustrasi: istimewa

SYL: 2021, Kopi Indonesia Harus Jadi Ikon di Pasar Internasional

Minggu, 3 Januari 2021 | 10:13 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan kopi merupakan komoditas unggulan ekspor Indonesia yang paling diminati di pasar internasional. Karena itu, pada tahun 2021 ini, kopi Indonesia harus bisa menjadi ikon di pasar internasional.

Kopi saat ini sudah menjadi gaya hidup terutama bagi kalangan milenial, permintaan kopi yang semakin tinggi terlihat dari pertumbuhan kafe/kedai kopi yang semakin pesat.

Menurut Speciality Coffee Association of Indonesia (SCAI), pertumbuhan usaha kedai kopi tahun 2019 mencapai 19%, kemudian pada tahun 2020 mencapai 20% dan pada tahun 2021 ini diproyeksikan akan lebih tinggi lagi pertumbuhannya.

Ilustrasi minuman kopi
Ilustrasi minuman kopi

Kontribusi kedai kopi terhadap serapan kopi Indonesia mencapai 25%, kopi Indonesia sudah dikenal enak dan salah satu kopi terbaik di dunia setelah Brazil.

Kopi Indonesia yang paling populer di dunia adalah Kopi Gayo yang berasal dari Aceh, Kopi Preanger yang berasal dari Jawa Barat, Kopi Kintamani yang berasal dari Bali, Kopi Toraja yang berasal dari Sulawesi hingga Kopi Bajawa yang berasal dari Flores.

Setiap varian kopi mempunyai rasa yang berbeda dan sudah mempunyai pasar masing masing sehingga kualitasnya harus lebih ditingkatkan agar Indonesia bisa bersaing dengan Brazil.

“ Saya puas dengan kinerja para petani kopi Indonesia yang begitu semangat untuk memproduksi kopi ditambah iklim tropis yang dimiliki Indonesia membuat kopi semakin subur,” ujar dia di Jakarta, belum lama ini.

Syahrul Yasin Limpo
Syahrul Yasin Limpo

Kopi Indonesia akan terus berkembang mulai dari sederhana hingga modern dan hampir setiap kota dan desa mempunyai kedai kopi.
Disamping itu, kedai kopi Indonesia sudah banyak ditemukan di Eropa dan Timur Tengah dan ramai pengunjung.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Kasdi Subagyono mengatakan, luas areal kopi di Indonesia mencapai 1,2 juta hektar dan 96% merupakan perkebunan rakyat.

Jawa Barat mempunyai kopi specialty yaitu Java Preanger dan didominasi oleh jenis kopi Arabika yang luas areal kopi di Jawa Barat seluas 44 ribu hektar dengan produksi per tahun sebesar 20 ribu ton.

Total serapan kopi dalam negeri mencapai 300 ribu ton, dari total produksi nasional yang mencapai 760 ribu ton, kemudian Kementan juga mempunyai program Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai Tambah dan Daya Saing Perkebunan.

Produksi kopi Indonesia mempunyai peluang yang besar terutama dalam memenuhi kebutuhan pasar ekspor. SYL mengakui penggemar kopi Indonesia, ia bahkan terbiasa minum kopi Toraja.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN