Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Buruh mengangkut semen untuk dimuat ke kapal di Pelabuhan Rakyat (Pelra) Kalimas Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Kementerian Perindustrian memperkirakan total kapasitas semen nasional pada 2017 akan mencapai 102 juta ton dari total kebutuhan 70 juta ton per tahun, seiring dengan tingginya realisasi investasi pada industri semen di dalam negeri. Investor Daily/ant

Buruh mengangkut semen untuk dimuat ke kapal di Pelabuhan Rakyat (Pelra) Kalimas Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Kementerian Perindustrian memperkirakan total kapasitas semen nasional pada 2017 akan mencapai 102 juta ton dari total kebutuhan 70 juta ton per tahun, seiring dengan tingginya realisasi investasi pada industri semen di dalam negeri. Investor Daily/ant

Target Penjualan Semen Diprediksi Kandas 

Kamis, 25 Juli 2019 | 20:58 WIB

JAKARTA, Investor.id - Asosiasi Semen Indonesia (ASI) memprediksi target pertumbuhan penjualan semen nasional tahun ini sebesar 3-4% kandas, seiring turunnya penjualan hingga semester I. Hingga akhir tahun, ASI memprediksi penjualan semen tumbuh 2%. 

Ketua Umum ASI Widodo Santoso menegaskan, penjualan semen tahun ini tidak sebagus tahun lalu, sebesar 4,5%. Sebab, penjualan semester I-2019 turun 720 ribu ton. Dia mengakui, penjualan semester II selalu lebih bagus dibandingkan semester I. Namun, khusus tahun ini, hal itu tidak akan terjadi. 

“Sebab, semester I tahun lalu, penjualan tidak minus, sedangkan sekarang turun, sehingga beban semester II adalah mengompensasi dahulu penurunan semester I. Itu sebabnya, saya pesimistis penjualan bisa tumbuh di atas 2%. Padahal, awal tahun, kami menargetkan penjualan tumbuh 3-4%, tetapi sepertinya meleset,” ujar dia di Jakarta, Kamis (25/7). 

Widodo mengatakan, penjualan semen pada Juni anjlok 27,4% menjadi 2,7 juta ton. Namun, konsumsi semen pada Juni naik 12,8% secara tahunan. Widodo menduga hal tersebut disebabkan oleh libur Lebaran selama 10 hari. Selain itu, lanjutnya, konsumsi Mei turun 10% secara tahunan. Alhasil, penjualan semen semester I -2019 turun 670 ribu ton secara tahunan, dengan penjualan semen rata-rata hanya 4,9 juta ton per bulan.

Dia mengatakan, saat ini, para anggota ASI menggerakkan ekspor supaya utilisasi pabrik tidak terlalu parah. Namun, ekspor pada semester I juga tidak mencatat hasil yang memuaskan, karena baru mencapai 2,5 juta ton. 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN