Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang pengendara Grabbike menerima pelanggan. Foto ilustrasi: grab.com

Seorang pengendara Grabbike menerima pelanggan. Foto ilustrasi: grab.com

Tarif Ojol di Jabodetabek Naik Mulai 16 Maret

Selasa, 10 Maret 2020 | 14:00 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan kenaikan tarit batas bawah (TBB) dan tarif batas atas (TBA) jasa ojek online (Ojol) di wilayah Jabodetabek mulai 16 Maret 2020. Adapun TBB naik Rp 250 perkilometer dan TBA naik Rp 150 perkilometer.

"Setelah melalui diskusi, TBB naik Rp 225 atau dibulatkan Rp 250 sehingga jadi Rp 2.250 perkilometer. Sedangkan, TBA naik Rp 150 perkilometer menjadi Rp 2.650 per km," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi di Jakarta, Selasa (10/3/2020).

TBB sebelumnya berada di angka Rp 2.000 dan TBA sebesar Rp 2.500. Dengan kebijakan ini, maka tarif minimal perperjalanan sejauh 4 kilometer naik menjadi Rp 9.000 hingga Rp 10.500 di wilayah Jabodetabek.

Budi melanjutkan, keputusan menteri yang mengatur tentang kenaikan tarif Ojol ini sedang dalam tahap finalisasi dan tarif resmi naik 16 Maret 2020. Nantinya setelah diterapkan, pemerintah akan mengevaluasi apakah kenaikan tarif ini berjalan sesuai dengan prosedur.

"Nanti 16 Maret kami harap tarif bisa naik, setelah itu pasti akan dievaluasi di Jakarta dulu, seberapa jauh tingkat kepatuhan aplikator dalam menerapkan peraturan," kata Budi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN