Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mensesneg Pratikno. Sumber: BSTV

Mensesneg Pratikno. Sumber: BSTV

Tol Japek II Resmi Berubah Jadi Tol Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed

Senin, 12 April 2021 | 09:20 WIB
Thresa Sandra Desfika dan Muawwan Daelami

JAKARTA, investor.id- Nama Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated resmi berubah menjadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed per hari ini, 12 April 2021. Adapun Sheikh Mohamed Bin Zayed adalah Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab (UEA).

Perubahan nama jalan untuk meningkatkan hubungan diplomatik antara Indonesia dan UEA. Peresmian perubahan nama itu dilaksanakan di akses masuk Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed dari arah Jakarta Km 10A oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, serta Duta Besar UEA untuk Indonesia dan Asean Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri.

"Pagi hari ini, saya Mensesneg dan Menteri PUPR diperintah oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meresmikan perubahan nama jalan layang sepanjang 36,4 km, dan ini merupakan jalan tol layang terpanjang di Indonesia," ucap Pratikno dalam sambutannya, Senin (12/4).

Pratikno menyampaikan, perubahan nama jalan tersebut menandai eratnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan UEA yang sudah berlangsung lebih dari 45 tahun, tepatnya sejak tahun 1976. Kini hubungan antara dua negara dan bangsa ini semakin lama, semakin akrab baik di bidang sosial dan kebudayaan maupun di bidang ekonomi.

Khusus di bidang ekonomi, lanjut dia, investasi UEA merupakan salah satu investasi yang terbesar di Indonesia baik untuk pembangunan infrastruktur maupun untuk dukungan kepada Indonesia Investment Authority.

"Jadi, lembaga Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia yang dibentuk beberapa waktu lalu, perlu kami sampaikan juga sebelumnya, nama Jalan Presiden Joko Widodo sudah dicanangkan di Abu Dhabi, tepatnya di sebuah jalan utama yang strategis antara Abu Dhabi Nasional Exhibition Center menuju arah komplek kedutaan," papar Pratikno.

Selain itu, pencanangan nama Presiden Jokowi sebagai salah satu nama jalan di Abu Dhabi juga merupakan bentuk penghormatan kepada Bangsa Indonesia yang diberikan oleh Pemerintah UEA, khususnya Sheikh Mohamed Bin Zayed.

"Jadi, itulah latar belakang perubahan nama jalan ini. Maka pada pagi hari ini, mulai dari pagi ini, saya dan Menteri PUPR atas nama Presiden secara resmi mengubah nama Jalan Tol Japek II Elevated menjadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed," tegas Pratikno.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian juga melaporkan bahwa Jalan Tol Japek II Elevated sepanjang 36,4 km konstruksinya telah dimulai pada awal 2017 dan diresmikan pengoperasiannya oleh Presiden Jokowi pada 12 Desember 2019. Kepadatan lalu lintas di jalur ini sebanyak 200 ribu kendaraan per hari.

"Jadi, ini merupakan jalur urat nadi perekonomian Indonesia dan berada di kawasan industri serta permukiman yang berkembang pesat di timur Jakarta," ujarnya.

Bukan hanya itu, kehadiran jalan tol layang ini juga telah menambah kapasitas jalan sekaligus memisahkan antara kendaraan perjalanan jarak jauh dan jarak dekat. Termasuk, jalan ini menjadi salah satu solusi mengurangi kemacetan dari arah Jakarta menuju Cikampek dan sebaliknya.

Hedy menyampaikan bahwa perubahan nama jalan tol didasarkan pada Keputusan Menteri PUPR Nomor 417KPTSM 2021 tertanggal 8 April 2021 dari semula bernama Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated menjadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed.

"Dengan diresmikannya nama Jalan Layang MBZ pada hari ini, semoga dapat lebih meningkatkan hubungan kerja sama dan diplomatik antara Indonesia dan UEA," tutup Hedy.

Editor : Trimurti (trimurti@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN