Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petani usai memanen kelapa sawit di Bogor, Jawa Barat, belum lama ini. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petani usai memanen kelapa sawit di Bogor, Jawa Barat, belum lama ini. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

UU Cipta Kerja Cegah Kampanye Negatif di Sektor Ketenagakerjaan

Minggu, 9 Mei 2021 | 10:47 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Pemerintah mengajak pelaku usaha dan buruh sawit untuk bersama-sama melaksanakan Undang Undang Cipta Kerja Nomor 11/2020 dan peraturan pelaksananya, karena bisa meningkatkan daya saing tenaga kerja dan meningkatkan kualitas perlindungan terhadap pekerja termasuk di sektor kelapa sawit.

Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Haiyani Rumondang mengatakan, kampanye negatif sawit di sektor tenaga kerja sangat merugikan semua pihak tanpa penanganan yang baik, kampanye tersebut  bisa merusak kontribusi sawit terhadap negara padahal peranan sawit telah terbukti menyerap 16 juta tenaga kerja.

Ia menilai UU Cipta Kerja harus dipandang positif karena memperbaiki dan menyempurnakan dan melindungi hak pengusaha maupun pekerja karena UU Cipta Kerja menjawab masalah upah rendah, jam kerja panjang, perlindungan hak pekerja, buruh kerja harian lepas, perjanjian kerja waktu tertentu, mencegah pekerja anak dan melindungi pekerja perempuan dari tindakan kekerasan.dimana seluruh persoalan tersebut sering diangkat untuk menyerang sawit.

Musdalifah Mahmud, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Musdalifah Mahmud, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud mengatakan, perubahan yang tertuang dalam UU Cipta Kerja idealnya disikapi positif oleh pelaku usaha dan pekerja.
Implementasi regulasi akan meningkatkan daya saing Indonesia, kemudahan perizinan dan membuka peluang ekspor.

“UU Cipta Kerja akan meningkatkan penerimaan produk sawit Indonesia di pasar global dan memperkuat citra positif kelapa sawit berkelanjutan termasuk dengan menerapkan kewajiban ISPO yang telah mengadopsi 12 target SDGs dari 17 target,” ujar dia dalam diskusi Bedah UU Cipta Kerja, di Jakarta, belum lama ini.

Ketua Umum Gapki Joko Supriyono mengatakan industri sawit selama tiga tahun terakhir menghadapi gempuran kampanye negatif yang berkaitan dengan ketenagekerjaan.

Kampanye negatif memakai isu orang hutan dan lingkungan tetapi sekarang isunya beralih ke pekerja perempuan dan anak, ia menyarankan perlunya pemanfaatan UU Cipta Kerja untuk memperbaiki keadaan dan mengurangi risiko atas kampanye negatif.

Joko Supriyono, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki)
Joko Supriyono, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki)

Terdapat tiga prasyarat yang perlu dijalankan pelaku usaha untuk mengadopsi UU Cipta Kerja yaitu pelaku usaha dan pekerja menyamakan persepsi terhadap UU Cipta Kerja dan peraturan pelaksana, pembinaan hubungan industrial menjadi prioritas tidak ada pilihan lain bahwa pemberi kerja dan pekerja harus harmonis dan pelaku usaha harus memperbaiki praktik ketenagakerjaan yang baik sesuai regulasi.

Sekretaris Eksekutif Jejaring/Serikat Pekerja Buruh Sawit Indonesia, Nursanna Marpaung mengatakan pihaknya telah membangun kerjasama yang baik dengan Gapki sejak 2017 melalui serangkaian kegiatan seperti pelatihan dan workshop bersama di beberapa wilayah dan riset tentang pekerja perempuan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN