Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Emas Jatuh Tertekan Yield Obligasi

Sabtu, 10 April 2021 | 09:49 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) tertekan oleh lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) dan rebound dalam greenback. Emas kembali berada di bawah level psikologis US$ 1.750 tetapi masih berhasil membukukan kenaikan mingguan 1%.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, anjlok US$ 13,4 atau 0,76% menjadi US$ 1.744,80 per ounce. Sehari sebelumnya, Kamis (8/4/2021) harga emas berjangka melonjak US$ 16,6 atau 0,95% menjadi US$ 1.758,20 per ounce.

"Imbal hasil mendorong sebagian besar pasar saat ini, secara langsung berdampak pada dolar AS dan saham dan ketiganya berpengaruh pada emas dengan dampak yang berbeda-beda," kata Kepala Perdagangan Derivatif Logam Dasar dan Logam Mulia BMO, Tai Wong.

Dolar dan imbal hasil obligasi AS rebound dari posisi terendah dua minggu, sehingga mengurangi daya tarik emas.

Dalam potensi merangsang daya tarik safe-haven emas, Ketua Federal Reserve (Fed) AS Jerome Powell pada Kamis (8/4/2021) mengisyaratkan bank sentral tidak akan mengurangi dukungan ekonominya, dan memperingatkan kenaikan dalam kasus Covid-19 dapat memperlambat pemulihan.

"Emas mundur dari puncak tahun lalu adalah 'koreksi kecil' dalam pasar bullish yang lebih lama," kata Kepala Pasar Modal di Asia pada manajemen kekayaan Indosuez, Davis Hall.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 26 sen atau 1,02% menjadi US$ 25,325 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 26,1 atau 2,11% menjadi US$ 1.209,3 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN