Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi beragam ukuran emas batangan. ( Foto: Thomas Samson/AFP/Getty Images )

Ilustrasi beragam ukuran emas batangan. ( Foto: Thomas Samson/AFP/Getty Images )

Emas Rebound, Respons Data Inflasi AS

Rabu, 14 April 2021 | 07:21 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Harga emas rebound pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) dari penurunan sesi sebelumnya, setelah data yang menunjukkan kenaikan tajam dalam inflasi AS mendukung daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi dan menekan dolar AS lebih rendah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, melonjak US$ 14,9 atau 0,86% menjadi US$ 1.747,6 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (12/4/2021), emas berjangka anjlok US$ 12,10 atau 0,69% menjadi US$ 1.732,70 per ounce.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Selasa (13/4/2021) bahwa indeks harga konsumen AS naik 0,6% pada Maret dari bulan sebelumnya dan 2,6% dari setahun lalu, menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Dolar AS tergelincir ke posisi terendah tiga minggu setelah data tersebut, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Sementara itu, patokan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun juga menurun.

Mendukung aset safe-haven emas lebih lanjut adalah kekhawatiran yang diangkat oleh keputusan para pejabat kesehatan AS untuk merekomendasikan jeda dalam penggunaan vaksin Covid-19 rpoduksi Johnson & Johnson, kata para analis.

"Saat ini, kita perlu melihat penembusan yang menentukan di atas US$ 1.765 untuk memicu gelombang pembelian naik hingga US$1.800," kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

Menurut dia, level US$1.750 menjadi resistensi yang kuat dan saat ini posisi emas mendekati level itu. Selain itu, risiko geopolitik terkait dengan berita tentang Iran yang meningkatkan pengayaan nuklirnya juga telah memicu banyak pembelian emas dan perak.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 55,9 sen atau 2,25% menjadi US$ 25,426 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 17,7 atau 1,51% menjadi US$ 1.157,1 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN