Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Emas Terkoreksi Setelah Reli Empat Hari Beruntun

Kamis, 8 April 2021 | 07:19 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Harga emas terkoreksi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena aksi ambil untung setelah reli kenaikan empat hari beruntun dan sehari setelah mencapai level tertinggi lebih dari satu minggu.

Data ekonomi yang kuat dari Amerika Serikat mendukung harapan pemulihan cepat yang meredupkan daya tarik logam mulia.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, turun US$ 1,40 atau 0,08% menjadi US$ 1.741,60 per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (6/4/2021), emas berjangka melonjak US$ 14,2 atau 0,82% menjadi US$ 1.743,00, setelah menyentuh posisi tertinggi sesi pada level US$ 1.746,55 per ounce.

"Jika kita mendapatkan kekuatan berkelanjutan dalam laporan ekonomi, saya kira kita akan melihat kemungkinan yang lebih besar dari kenaikan suku bunga ... imbal hasil meningkat. Yang pada akhirnya akan berdampak negatif pada emas," kata Jeffrey Sica, pendiri Circle Squared Alternative Investments.

Data pada Selasa (6/4/2021) menunjukkan lowongan pekerjaan AS naik ke level tertinggi dua tahun pada Februari, sementara penguatan permintaan domestik membantu perekrutan di tengah peningkatan vaksinasi Covid-19 dan bantuan pandemi tambahan dari pemerintah.

Di sisi lain, Federal Reserve AS tetap berhati-hati tentang berlanjutnya risiko pandemi virus corona dan berkomitmen untuk memberikan dukungan kebijakan moneter sampai rebound lebih aman, risalah rapat bank sentral untuk Maret menunjukkan.

"Tidak banyak indikasi tentang apa yang akan mereka lakukan (berkenaan dengan suku bunga) yang membuatnya jelas bahwa untuk klarifikasi nyata kita harus menunggu dan melihat apa yang terjadi dengan berita ekonomi," kata Sica.

Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan prospeknya untuk pertumbuhan ekonomi global lagi pada Selasa (6/4/2021), memperkirakan output dunia akan naik 6% tahun ini, tingkat yang tidak terlihat sejak tahun 1970-an.

S&P 500 menambah keuntungan, sementara indeks dolar naik tipis setelah Fed merilis risalah pertemuannya.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 2 sen atau 0,08%, menjadi US$ 25,247 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 8,6 atau 0,69% menjadi US$ 1.231,9 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN