Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu menara BTS XL Axiata di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. (IST)

Salah satu menara BTS XL Axiata di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. (IST)

Transaksi Rp 1,44 Triliun, Ferrymount Genggam 4,97% Saham XL Axiata

Kamis, 28 Oktober 2021 | 14:52 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Ferrymount Investments Limited (FIL) resmi menjadi pemegang saham baru emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk (EXCL), dengan porsi kepemilikan 4,97%. Hal tersebut terjadi setelah induk XL Axiata, Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd, melakukan penjualan saham perseroan sebanyak 533.409.349 saham kepada Ferrymount Investments.

Sekretaris Perusahaan XL Axiata Ranty Astari Rachman mengatakan, penjualan saham tersebut telah dilakukan kepada Ferrymount pada Rabu, 27 Oktober 2021. ”Sehingga komposisi pemegang saham perseroan per tanggal 27 Oktober 2021 menjadi sebagai berikut, Axiata 6.559.247.263 lembar saham atau setara 61,16%, FIL 533.409.349 lembar saham atau 4,97%, dan masyarakat 3.575.530.364 lembar saham atau 33,34%. Jumlah saham beredar sebesar 10.688.186.976 lembar saham atau 99,47% dan saham treasury 56.487.800 lembar saham atau 0,53% sehingga jumlah modal ditempatkan dan disetor sebanyak 10.724.674.776 atau 100%,” sebutnya dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (28/10).

Perjanjian jual beli saham EXCL sebelumnya telah dilakukan pada 27 September 2021, dengan harga pelaksanaan transaksi disepakati sebesar Rp 2.700 per saham atau setara dengan 0,79 ringgit Malaysia. Dengan demikian, total nilai transaksinya Rp 1,44 triliun atau setara dengan sekitar 423,5 juta ringgit.

Procap Partners Ltd (Procap) dan Tiga Investments Pte Ltd (Tiga Investments) sebagai penjamin ikut menandatangani transaksi jual beli saham EXCL. "Axiata berpendapat bahwa pelepasan saham akan memberikan XL akses kemitraan bisnis dengan Procap dan Tiga Investments, yang akan menempatkan XL dalam posisi pijakan operasional yang lebih baik dalam waktu dekat,” papar Manajemen Grup Axiata.

Ferrymount Investments Limited ini merupakan perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum British Virgin Island. Procap dan George Raymond Zage III masing-masing memiliki secara tidak langsung 2/3 dan 1/3 saham yang ditempatkan di FIL. Procap tercatat investasi di berbagai perusahaan yang fokus di teknologi di Indonesia dan Asia Tenggara. Procap juga berinvestasi di Provident Growth Fund dan grup GoTo.

Pendiri Procap juga memiliki beragam investasi signifikan di Indonesia, termasuk di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Tiga pendiri dan pemegang saham Procap antara lain Winato Kartono, Gavin Arnold Caudle, dan Hardi Wijaya Liong. Hardi Wijaya Liong tercatat juga menjabat sebagai Wakil Direktur Utama di Tower Bersama Infrastructure.

Sementara itu, Tiga Investments adalah perusahan yang didirikan oleh George Raymond Zage III pada November 2017, di bawah hukum Singapura. Zage aktif sebagai konsultan dan investor di Indonesia lebih dari 25 tahun dan mendirikan Tiga Investments.

Ia mendirikan Tiga Investments setelah meninggalkan posisi sebagai CEO Farallon Capital Asia Pte Ltd. Selama di Farallon, Zage memimpin profil investasi termasuk BCA, Semen Gresik, Protelindo, dan Gojek di mana ia sebagai komisaris.

Tiga Investments fokus berinvestasi jangka panjang di perusahaan publik dan tertutup, serta aktif menjadi investor di sektor teknologi Indonesia. Tiga Investments juga berpartisipasi dalam Special Purposes Acquisition Companies (SPAC), atau perusahaan akuisisi tujuan khusus dan menjadi sponsor dari Tiga Acquistion Corp yang tercatat di bursa efek New York. 

 

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN