Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
batubara-1

batubara-1

Lepas 10% Saham via IPO, Prima Andalan Bidik Dana Rp 568,8 Miliar

Rabu, 28 Juli 2021 | 12:04 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, Investor.id – PT Prima Andalan Mandiri Tbk akan membidik dana perolehan penawaran umum perdana (intial public offering/IPO) saham senilai Rp 500,89-568,89 miliar. Perseroan akan melepas sebanyak 355,56 juta saham atau setara dengan 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batubara dan jasa melalui entitas anak tersebut menetapkan rentang harga penawaran saham pada kisaran Rp 1.420-1.600, sehingga dana segar yang berpotensi diraup Rp 500,89-568,89 miliar.

Manajemen perseroan dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (28/7), menyebutkan bahwa perseroan akan mengalokasikan sebanyak Rp 441 miliar dana IPO saham untuk pembelian peralatan berat sebagai pendukung produksi tahun ini, yaitu excavator PC2000 sebanyak 4 unit, dump truck HD 785 sebanyak 18 unit, dozer 375 sebanyak 2 unit, dan dozer D155 sebanyak 2 unit.

Sedangkan, sisa dana IPO saham akan digunakan untuk modal kerja dalam bentuk setoran modal kepada perseroan untuk pembayaran utang usaha dan biaya operasional.

Terkait penawaran saham perseroan, manajemen telah menetapkan masa penawaran awal saham pada 28 Juli -16 Agustus dan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ditargetkan pada 30 Agustus. Kemudian, masa penawaran umum pada 1-3 September, penjatahan 3 September, distribusi saham secara elektronik 6 September, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 7 September 2021. PT Buana Capital Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi efek IPO Prima Andalan Mandiri.

Prima Andalan Mandiri merupakan suatu perusahaan induk yang mempunyai entitas anak terintegrasi yang bergerak di bidang usaha pertambangan dan perdagangan batubara, yaitu PT Mandiri Intiperkasa (MIP), jasa kontraktor penambangan yaitu PT Mandala Karya Prima (MKP), serta angkutan laut dan bongkar muat batubara yaitu PT Maritim Prima Mandiri (MPM).

MIP memiliki izin PKP2B generasi kedua yang berlaku efektif sampai dengan tahun 2034 dengan wilayah konsesi pertambangan meliputi area seluas 9.240 hektar yang terletak di Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung dan Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Kualitas batubara yang dihasilkan MIP berkisar antara 4.600-5.100 kcal/kg GAR, dengan kandungan abu antara 4-7% adb dan sulfur di bawah 1% adb.

Produksi batubara MIP mencapai 6,00 juta metrik ton pada 2020. Penambangan batubara MIP dilakukan oleh MKP dan pengangkutan batubara MIP dilakukan oleh MPM. MKP memiliki kapasitas alat untuk mendukung pemindahan lapisan tanah penutup hingga mencapai 65 juta bank cubic meters, sementara MPM mengoperasikan sebanyak 19 unit kapal tunda dan 3 unit floating crane. Selain melayani MIP, MKP dan MPM juga melayani pihak ketiga.

Sedangkan hingga akhir 2020, perseroan berhasil mencetak kenaikan laba bersih menjadi US$ 42,59 juta, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 35 juta. Kenaikan tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan menjadi US$ 298,97 juta.

Sedangkan hingga 31 Maret 2021, perusahaan sudah membukukan pendapatan US$ 81,19 juta. Seluruh pendapatan perseroan berasal dari penjualan batubara kepada para pelanggan internasional dan pendapatan sewa dan pengangkutan kepada para pelanggan lokal. Dari segi biaya, biaya produksi merupakan biaya utama perseroan.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN