Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Platform PaEko Jadi Wadah Komunitas hingga Kreator Jual Karya Tanpa Modal

Platform PaEko Jadi Wadah Komunitas hingga Kreator Jual Karya Tanpa Modal

Platform PaEko Jadi Wadah Komunitas hingga Kreator Jual Karya Tanpa Modal  

Sabtu, 18 September 2021 | 16:28 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Industri pakaian menjadi salah satu bisnis yang tak pernah mati, mengingat fashion selalu berkembang setiap tahunnya. Bahkan untuk sekelas kaos sekalipun yang terkesan simpel tapi masih tetap laris manis.

Bisnis clothing line akan semakin diminati sejalan dengan keeksklusifan desain yang ditawarkan. Pembeli sendiri lebih tertarik dengan desain yang tidak pasaran alias tak banyak orang yang memakainya.

Untuk bisa memulai bisnis clothing line saat ini sudah sangat mudah. Sebab kini ada wadah yang membantu para pebisnis maupun pemula yang ingin terjun ke bisnis clothing line, yakni PaEko.

PaEko adalah jembatan bagi komunitas, kreator maupun penikmat desain untuk menjual karyanya dengan mudah, tanpa ribet dan tanpa modal. Melalui platform ini, pengguna bisa membeli merchandise official dari kreator dan komunitas yang terdaftar.

Platform PaEko dicetuskan oleh , Rahul Putra Adam (19) dan Kevin Adam (21). Bermula dari pengalaman mereka saat SMA, melihat tim panitia kerepotan menjual kaos angkatan untuk dana Pensi (Pentas Seni) maka terciptalah platform PaEko yang berdiri di bawah payung PT Makui Teknologi Indonesia. 

"Awalnya ide PaEko ini tercetus ketika membuat kaos angkatan untuk sekolah saya di SMAN 99 Jakarta. Waktu itu tim panitia melakukan penggalangan dana dengan menjual kaos yang hasilnya untuk dana pensi sekolah namun panitia kerepotan soal vendor, packing dan pengiriman. Karena problem tersebut kami buat PaEko," ujar Rahul Putra Adam, Chief Operating Officer PaEko dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Platform PaEko menawarkan sejumlah kemudahan bagi penggunanya. Melalui platform ini, pengguna bisa membuat dan menjual kaosnya tanpa mengeluarkan modal. Ditambah tak perlu mengurus kerepotan produksi, pemesanan sampai pengiriman, sebab PaEko akan melakukan itu semua.

"Sekarang ini kita telah memasuki era industri 5.0, kecepatan dan kemudahan itu sudah bukan pilihan lagi tapi keharusan. Sekarang kita sudah tidak perlu lagi repot mencari vendor kaos, mengurus pembayaran, mengurus pengiriman karena semuanya sudah ditangani oleh PaEko ini," imbuh Kevin Adam, Chief Technical Officer PaEko.

Kemudahan yang diberikan PaEko tak berhenti sampai di situ, PaEko juga menyediakan T-Shirt editor sehingga pengguna dapat dengan mudah menyesuaikan desain yang mereka inginkan. Pengguna pun bisa menentukan profit mereka sendiri. Setiap produk yang terjual otomatis akan masuk ke saldo akun dan pengguna dapat mencairkan saldonya ke rekening mereka.

"Banyak sekali anak-anak muda yang kreatif, dengan adanya platform ini, kreatifitas mereka bisa tersalurkan dengan mudah terlebih platform ini gratis siapa saja bisa buat brand di PaEko," Adam Yusron, Chief Marketing Officer PaEko.

Platform PaEko diciptakan untuk membantu dan mendukung kreativitas anak muda. Salah satu konten kreator TikTok, Muhammad Aziz, mengaku kehadiran platform PaEko memudahkan pengguna menentukan harga maupun diskon.

Ia pun mengakui akses platfom www.paeko.id ini sangat mudah sehingga siapapun bisa menggunakannya. Setiap informasi terbaru platform ini juga bisa dibagikan melalui Instagram @paeko.mti.

"PaEko bagus banget dan mudah banget untuk aksesnya, dengan interface yang keren. Apalagi ada fitur baru harga coret yang dapat membantu kita semua dalam membuat diskon dari kaos kita sendiri. Semoga paeko semakin sukses dan semakin maju," katanya.



 

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

BAGIKAN