Menu
Sign in
@ Contact
Search

Wapres: Jangan Terlalu Cepat Divestasi Saham Freeport

Jumat, 3 November 2017 | 22:32 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menyatakan, pemerintah tidak akan terburu-buru mendivestasi 51% saham PT Freeport Indonesia. Selain diperlukan dana dalam jumlah besar, pemerintah memerlukan waktu cukup lama untuk merealisasikan proses divestasi itu.

 

“Jangan terlalu cepat mengambil alih saham Freeport,” kata Wapres saat menyampaikan Keynote Speech pada Breakfast Meeting Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bertema “Prospek Ekonomi Indonesia 2018” di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (2/11).

 

Wapres mengatakan, pemerintah Indonesia akan bertindak hati-hati untuk merampungkan proses divestasi saham perusahaan tambang emas asal Amerika Serikat itu.

 

Menurut Wapres, kehati-hatian ditempuh pemerintah setelah berkaca pada kasus Venezuela, sebuah Negara kaya minyak yang jatuh miskin akibat terlalu bersemangat menasionalisasi dan mendivestasi seluruh kepemilikan asing.

 

“ Indonesia agak sedikit tidak konsisten. Kita mengundang investasi asing, begitu kita melihat investor itu untung, kita mau suruh pulang dia. Padahal dia investasi,” katanya.

 

Menurut Wapres, pemerintah mengapresiasi kerja keras Freeport di Indonesia selama puluhan tahun beroperasi di Indonesia. Pemerintah, lanjutnya, akan terus mendorong Freeport untuk membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter).

 

“ Kalau tidak, kita kehilangan trust. Sulit mendapatkan investasi,” kata Wapres. (nov)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com