Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

2011, Pertamina Alokasikan Capex Rp 37,1 Triliun

Selasa, 21 Desember 2010 | 15:57 WIB
Antara

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengalokasikan belanja modal (capex) pada 2011 sebesar Rp 37,1 triliun atau naik 41,6 persen dibandingkan 2010 sebesar Rp 26,2 triliun.

Komisaris Utama Pertamina Sugiharto dalam bahan seminar yang diperoleh wartawan di Jakarta, Selasa, mengatakan, belanja modal 2011 tersebut sebagian besar dialokasikan buat direktorat hulu yakni Rp 28,4 triliun. Sisanya, buat pemasaran, kilang, perkapalan, dan gas alam cair (LNG), serta lainnya.

Pada 2010, dari belanja modal Pertamina mencapai Rp 26,2 triliun, sebanyak Rp 19,6 triliun buat hulu.
Pada 2012, Pertamina berencana mengalokasikan belanja modal naik 53,4 persen atau Rp 19,8 triliun menjadi Rp 56,9 triliun. Dana sebesar itu, sebanyak Rp 35,6 triliun di antaranya dialokasikan untuk direktorat hulu.

Pada 2013, belanja modal naik lagi menjadi Rp 67,7 triliun, Rp 36,1 triliun di antaranya buat sektor hulu. Terakhir, pada 2014, belanja modal menjadi Rp 74,3 triliun, Rp 38,7 triliun di antaranya dialokasikan buat hulu.

Total belanja modal yang direncanakan Pertamina mulai 2010 sampai 2014 mencapai Rp 262,3 triliun.

Sugiharto memaparkan, target produksi minyak dan gas Pertamina pada 2015 mencapai satu juta barel setara minyak. Pertamina merencanakan produksi minyak dan gas mengalami kenaikan rata-rata 12,9 persen antara 2010-2015.

Pada 2010, produksi migas Pertamina mencapai 432.400 barel setara minyak per hari, 2011 diproyeksukan 475.300 barel, lalu 2012 sebanyak 498.200 barel, 2013 sebesar 595.400 barel, dan 2014 sebesar 702.800 barel.

Produksi migas tersebut di antaranya berasal dari PT Pertamina EP 320.200 barel setara minyak per hari tahun 2010, lalu 327.500 barel (2011), 331.200 barel (2012), 342.300 barel (2013), dan 353.400 barel (2014).

Sedangkan kontribusi dari PT Pertamina Hulu Energi sebesar 94.200 barel setara minyak per hari (2010), lalu 121.600 barel (2011), 124.800 barel (2012), 167.000 barel (2013), dan 175.200 barel (2014).

Pada 2014, Pertamina juga berharap PT Pertamina EP Cepu menyumbang 74.300 barel setara minyak per hari.

Untuk kilang, Pertamina menargetkan produksi sebesar 1,621 juta barel per hari pada 2017 atau naik 590.000 barel per hari dibandingkan kapasitas saat ini sebesar 1,031 juta barel per hari.

Pertamina berharap mendapat tambahan produksi dari pengoperasian kilang Banten sebesar 150.000 barel per hari pada 2015, 240.000 barel dari kilang Balongan II pada 2016, dan kilang Jatim 200.000 barel per hari pada 2017. (tk/ant)

Editor :

BAGIKAN