Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Pertamina Optimistis Punya 95 Tanker pada 2016

Jumat, 27 Mei 2011 | 13:45 WIB
Antara

SURABAYA - Perusahaan minyak dan gas bumi PT Pertamina (Persero) optimistis akan memiliki sekitar 95 unit tanker pada tahun 2016 karena upayanya memesan kapal milik sendiri di sejumlah galangan kapal nasional.

"Saat ini, kami telah mengoperasionalkan 190 unit tanker. Namun, hanya 36 unit tanker di antaranya yang bisa berstatus hak milik karena sisanya sewa," kata Koordinator Pembangunan Kapal Direktorat Pemasaran dan Perdagangan PT Pertamina, Subagjo H M, ditemui dalam serah terima Tanker Kamojang dari PT Dok dan Perkapalan Surabaya, di Surabaya, Jumat.

Dengan kondisi tersebut, ia berharap, dapat meningkatkan komposisi kepemilikan kapal angkut minyak dan gas bumi menjadi 50% milik sendiri dan 50% sisanya sewa.

"Memang idealnya komposisi kepemilikan kapal 50% sewa dan 50% milik sendiri sehingga dapat meningkatkan kinerja penyaluran minyak dan gas bumi ke sejumlah wilayah," ujarnya.

Sementara itu, ungkap dia, kini Pertamina juga menandatangani kontrak pengadaan kapal angkut minyak dan gas bumi sebanyak 24 unit kapal untuk memperkuat armadanya. "Keseluruhan unit tersebut saat ini memasuki tahap kontruksi," katanya.

Di sisi lain, ulas dia, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman di bidang perancangan, pembangunan, pemeliharaan, perbaikan kapal, dan jual beli BBM, LPG, dan pelumas.

"Bahkan, kerja sama pengelolaan galangan kapal milik kami di Sorong, Papua Barat yang berkapasitas 17.000 'dead weight tonage/DWT' dengan PT Dok dan Perkapalan Surabaya," katanya.

Menyikapi kerja sama tersebut, Direktur Utama PT Dok dan Perkapalan Surabaya, Mohammad Firmansyah Arifin, menambahkan, upaya itu dapat memaksimalkan potensi galangan kapal domestik.

"Tujuan lain, membantu perbaikan armada kapal Pertamina sekaligus menyerap permintaan perbaikan kapal di Kawasan Indonesia Timur," katanya. (gor/ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN