Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Pertamina Perkirakan Bisnis Elpiji Nonsubsidi Rugi Rp 2,3 Triliun

Kamis, 24 Februari 2011 | 18:37 WIB
Antara

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memperkirakan bisnis elpiji nonsubsidi akan merugi Rp 2,3 triliun pada 2011.

Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam rapat dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Kamis mengatakan, kerugian tersebut menurun dibandingkan 2010 yang rugi Rp 3,2 triliun.

"Pada 2011, target penjualan memang mengalami penurunan menjadi 900.000 metrik ton dibanding tahun 2010 sebesar 1,127 juta metrik ton," katanya.

Bisnis elpiji nonsubsidi Pertamina meliputi kemasan 12 kg, 50 kg, dan curah, sedangkan yang  subsidi adalah elpiji tabung 3 kg.

Karen juga mengatakan, pada 2011, bisnis bahan bakar minyak bersubsidi akan mendapat laba Rp 800 miliar setelah sebelumnya selalu merugi. Pada 2010, Pertamina merugi hingga Rp 2,5 triliun.

Sedangkan bisnis elpiji subsidi pada 2011, Karen mengatakan Pertamina akan mendapat keuntungan Rp 1,3 triliun.

"Jadi, secara total bisnis subsidi 2011 diperkirakan meraih laba Rp 2,1 triliun dari sebelumnya pada 2010 merugi Rp 800 miliar," katanya.

Karen juga mengatakan, laba BBM subsidi dikarenakan adanya kenaikan alpha dan kenaikan penjualan. Pada 2011, alpha Rp 597 per liter dan penjualan 38,467 juta kiloliter.

Sementara itu, alpha 2010 adalah Rp 556 per liter dan penjualan 38,215 juta kiloliter.

Pada 2011, Pertamina menargetkan laba bersih Rp 17,7 triliun atau naik dibandingkan 2010 yang sebesar Rp 15,829 triliun.

Pendapatan usaha Pertamina 2011 diperkirakan Rp 456,51 triliun atau naik dibandingkan 2010 sebesar Rp 444,85 triliun.

Produksi minyak 2011 ditargetkan mencapai 208.100 barel per hari atau naik 190.700 barel per hari tahun 2010.

Sedangkan produksi gas 2011 ditargetkan 1.520 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) atau naik dibandingkan 2010 sebesar 1.458,6 MMSCFD.

Pertamina juga menargetkan pengeluaran investasi 2011 mencapai Rp 37,1 triliun atau naik dibandingkan 2010 yang sebesar Rp 19,9 triliun. (tk/ant)

Editor :

BAGIKAN