Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa Eropa. Foto AFP

Ilustrasi bursa Eropa. Foto AFP

Mayoritas Saham Kawasan Eropa Ditutup Terkoreksi Tipis

Jumat, 18 Juni 2021 | 06:05 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Saham di kawasan Eropa mayoritas ditutup terkoreksi tipis dengan Pan-European Stoxx 600 turun 0,1%. Pasar bereaksi terhadap sinyal Federal Reserve bahwa kenaikan suku bunga akan datang lebih cepat dari yang diharapkan.

Saham sektor utilitas turun 1% untuk memimpin kerugian, sementara bank memantul 0,5% pada prospek kenaikan suku bunga di masa depan.

Sentimen pasar global didominasi oleh reaksi terhadap pertemuan kebijakan Fed terbaru di mana bank sentral menaikkan ekspektasi inflasi dan memperkirakan kenaikan suku bunga pada awal 2023.

Seperti yang diperkirakan, pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal dengan suara bulat meninggalkan patokan suku bunga pinjaman jangka pendek berlabuh mendekati nol. Tetapi para pejabat mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga bisa terjadi segera setelah tahun 2023, mengubah pernyataan pada Maret bahwa tidak ada kenaikan sampai setidaknya tahun 2024.

Dalam pertemuan itu, Ketua Fed Jerome Powell juga tidak mengeluarkan panduan kapan bank sentral akan mulai mengurangi program pembelian obligasi. Ketua Fed mengatakan bank sentral akan terus memantau pemulihan ekonomi dan akan memberikan "pemberitahuan lanjutan" sebelum mengumumkan pembaruan apa pun mengenai pengurangan.

Di Wall Street Kamis, Dow Jones Industrial Average turun untuk hari kedua karena investor mencerna pembaruan Fed.

Kembali di Eropa, inflasi zona euro naik 0,3% bulan ke bulan di bulan Mei untuk kenaikan tahunan 2% didukung oleh harga energi dan jasa yang lebih tinggi, angka final Eurostat dikonfirmasi pada hari Kamis, sedikit melebihi target

Bank Sentral Eropa. Swiss National Bank pada hari Kamis meningkatkan perkiraan inflasi dan PDB tetapi berjanji untuk menjaga kebijakan moneter ultra-longgar untuk melawan franc Swiss yang bernilai tinggi.

Dalam hal pergerakan harga saham individu, saham perusahaan biotek Jerman CureVac turun 43% setelah uji coba tahap akhir vaksin Covid-19 gagal mencapai targetnya, membuat potensi pengiriman massal ke Uni Eropa diragukan.

Di Stoxx 600, perusahaan pemesanan perjalanan Inggris Trainline melonjak 5% setelah membukukan kenaikan tajam dalam penjualan bersih kuartal pertama, sementara perusahaan peralatan keselamatan Halma turun 4,5%.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN