Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa Eropa (Foto: AFP)

Ilustrasi bursa Eropa (Foto: AFP)

Saham Kawasan Eropa Ditutup Menguat

Selasa, 22 Juni 2021 | 06:21 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Saham di kawasan Eropa ditutup menguat, membalikkan kerugian sebelumnya, pada perdagangan Senin (21/6/2021) pada Senin, menyusul kegelisahan di pasar global atas nada yang lebih hawkish dari Federal Reserve AS.

Pan-European Stoxx 600 mengakhiri sesi naik 0,7%, setelah kehilangan lebih dari 0,8% pada awal perdagangan. Otomotif menambahkan 3% untuk memimpin kenaikan. Hampir semua sektor dan bursa utama berakhir di wilayah positif.

Perdagangan saham sangat volatile di Eropa mengikuti pergerakan serupa di tempat lain. Setelah jatuh tajam di awal perdagangan pra-pasar, saham AS bangkit kembali ke wilayah positif pada hari Senin.

Namun, saham di Asia-Pasifik turun pada perdagangan Senin, dipimpin oleh penurunan 3,3% untuk Nikkei 225 Jepang. Pergerakan itu terjadi karena investor terus mencerna proyeksi ekonomi baru dari Federal Reserve dan khawatir bahwa kenaikan suku bunga bisa datang lebih cepat dari yang diharapkan.

Rabu lalu, The Fed menaikkan ekspektasi inflasi dan memperkirakan kenaikan suku bunga pada tahun 2023. Presiden Fed St. Louis Jim Bullard mengatakan pada hari Jumat di "Squawk Box" CNBC bahwa wajar bagi bank sentral untuk sedikit lebih "hawkish" dan melihat suku bunga lebih tinggi paling lambat akhir tahun 2022.

Dalam hal pergerakan harga saham individu di Eropa, jaringan supermarket Inggris Morrisons melonjak 34,6% setelah menolak usulan pengambilalihan £5,52 miliar ($7,62 miliar) dari perusahaan ekuitas swasta Clayton, Dubilier & Rice. Penolakan tersebut memicu spekulasi bahwa CD&R akan menaikkan penawarannya.

Di bagian bawah indeks blue chip Eropa, perusahaan telekomunikasi Jerman Freenet turun 6,9%.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN