Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
HSBC akan Perluas Investasi di Indonesia

HSBC akan Perluas Investasi di Indonesia

Dukung Pemulihan Ekonomi, HSBC Bantu 4.800 UMKM & Petani Terdampak Pandemi

Rabu, 16 Desember 2020 | 13:09 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) memberi perhatian khusus bagi para pelaku UMKM dan petani terdampak Covid-19. Sejak awal pandemi, HSBC Indonesia telah menyalurkan sejumlah bantuan kepada para pelaku UMKM dan petani di berbegai dareah di Tanah Air. Dalam menjalankan program tersebut, HSBC bekerjasama dengan sejumlah institusi nirlaba yakni, Rumah Zakat, Wahana Visi Indonesia, PMI, dan YCAB

HSBC Indonesia memandang, pelaku UMKM dan petani merupakan pihak yang sangat tergoncang oleh krisis. Saat ini 94,69 & UMKM di Indonesia mengalami penurunan penjualan. Mereka juga mengalami tekanan produksi yang disebabkan kenaikan biaya bahan baku dan kesulitan mempertahankan tenaga kerja. Akibatnya, 72% UMKM di berbagai daerah tidak dapat mempertahankan usahanya. Kondisi ini sangat memprihatinkan mengingat UMKM adalah salah satu penggerak ekonomi domestik dan penyerap tenaga kerja di Indonesia.

Laporan tim lapangan NGO mengungkapkan, beberapa situasi berat yang dihadapi UMKM dan petani di berbagai daerah. Sebagian besar pelaku UMKM mengalami penunggakan maupun penambahan utang usaha, sedangkan petani banyak yang mengalami kerugian akibat harga hasil pertanian yang turun drastis.

Melalui program-program yang dijalankan oleh keempat NGO, lebih dari 4.800 UMKM dan petani, serta lebih dari 21.000 keluarga rentan terdampak pandemi telah menerima bantuan dari HSBC Indonesia.

Head of Corporate Sustainability PT Bank HSBC Indonesia, Nuni Sutyoko menjabarkan kontribusi yang diberikan kepada UMKM dan petani adalah dalam bentuk pelatihan usaha, mentoring dan monitoring usaha, hingga bantuan modal dan asuransi usaha/pertanian. Tak sedikit karyawan korban PHK akibat pandemi yang beralih profesi menjadi petani atau membuka usaha dengan bantuan modal usaha dari HSBC.

“Segala upaya dan kontribusi yang kami salurkan kepada UMKM, petani, dan masyarakat rentan sejatinya bertujuan agar mereka menjadi masyarakat yang tangguh dalam menghadapi krisis. UMKM adalah tulang punggung ekonomi, dan petani adalah pilar ketahanan pangan kita. Keduanya harus kita support bersama-sama.” kata Nuni Sutyoko.

Dipaparkannya, atas dasar itu pulalah, di kuartal keempat tahun ini HSBC Indonesia tetap konsisten menyalurkan bantuan.

Sementara itu dalam diskusi HSBC Sustainability bertema “Membangun Masyarakat Tangguh” yang diselenggarakan secara daring pada 15 Desember 2020, Presiden Direktur PT Bank HSBC Indonesia, François de Maricourt kembali menyerahkan bantuan kepada masyarakat melalui Rumah Zakat dan Wahana Visi Indonesia. Turut hadir menyaksikan momen tersebut, Menteri Koperasi & UMK Teten Masduki dan Koordinator Tim Kerja Satgas PEN, Bambang Widianto.

“Kami yakin, ketika UMKM dan petani kuat bertahan di masa sulit dan kembali berdaya, roda usaha akan berputar lagi dan perlahan perekonomian nasional akan kembali pulih seperti yang kita harapkan.” demikian François de Maricourt menyampaikan optimisme dan harapannya.

Diharapkan lebih banyak lagi masyarakat Indonesia yang terbantu untuk kuat bertahan dan tetap berdaya. Semoga upaya HSBC Indonesia ini mampu menginspirasi dan mendorong masyarakat lainnya untuk turut mendukung UMKM dan petani, karena masa sulit ini akan berhasil kita lalui dengan melangkah berjuang bersama.

Menteri Koperasi & UMK Teten Masduki mengapresiasi peran aktif berbagai pihak termasuk HSBC Indonesia dalam membantu UMKM. Menurutnya bantuan yang diberikan diharapkan dapat membuat UMKM dan koperasi kita menjadi semakin tangguh. “Pembelajaran pandemi dan krisis dari waktu ke waktu saya kira akan memperkuat UMKM dan koperasi kita bangkit kembali, berdaya saing di pasar domestic maupun pasar global,” urai Teten.

Apresiasi juga disampaikan oleh Koordinator Tim Kerja Satgas PEN, Bambang Widianto kepada HSBC Indonesia, Rumah Zakat dan Wahana Visi Indonesia. “Teruslah membantu UMKM karena ini sejalan dengan priorias pemerintah,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu Bambang juga berharap kedepannya, HSBC dapat terus memberikan bantuan kepada UMKM, selain untuk survival juga untuk dapat membantu UMKM agar dapat pulih kembali, dan selanjutnya melakukan transformasi menjadi UMKM yang tangguh.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN