Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menuntaskan program Doktor di Universitas Brawijaya Malang dengan predikat cum laude (dengan pujian). (ist)

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menuntaskan program Doktor di Universitas Brawijaya Malang dengan predikat cum laude (dengan pujian). (ist)

Direktur BNI Sis Apik Wijayanto Lulus Doktor Dengan Predikat Cum Laude

Senin, 27 September 2021 | 12:33 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Sis Apik Wijayanto yang saat ini menjabat Direktur Hubungan Lembaga PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) berhasil menyelesaikan gelar Doktor di Universitas Brawijaya Malang dengan waktu kurang dari 4 tahun, dan telah diwisuda hari Minggu, 26 September 2021. Hal tersebut dapat diraih dengan ketekunan, semangat dan manajemen waktu yang baik.

Sis Apik Wijayanto, pada sidang tertutup yang dilaksanakan secara virtual dengan penguji yang ahli dibidangnya antara lain Prof. Dr. Muliaman D. Hadad, SE., MPA, Prof. Dr. Taher Alhabsyi, Prof. Dr. Sri Mangesti Rahayu, M.Si., Prof. Dr. Suharyono, MA., Dr Krisna Wijaya, MM, Dr. Ir. Solimun, MS., Dr. Kadarisman Hidayat, M.Si., Dr M Saifi, M.Si, Dr. Zainul Arifin, MS, serta pimpinan sidang Prof. Dr. Bambang Supriyono, MS berhasil mempertahankan disertasi dengan judul "Pengaruh Transglobal Leadership terhadap Militansi, Innovation Culture, Performance dan Sustainability" dengan predikat Cum Laude (dengan pujian).

Untuk menyelesaikan disertasinya, Sis Apik menggunakan jenis penelitian kuantitatif, populasi sampel di salah satu BUMN yang mempunyai cabang tersebar dan terbesar di seluruh Indonesia dengan jumlah populasi (N) sebanyak 481 dan menggunakan metode Slovin dengan toleransi 5%, maka sampel penelitian (n) ditetapkan sebesar 218 responden.

Penelitian ini menggunakan explanatory atau confirmatory research penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya. Variabel yang diteliti dalam penelitian adalah Transglobal Leadership sebagai variabel eksogen; Militansi, Innovation Culture, dan Performance sebagai variabel intervening dan Bank Sustainability sebagai variabel endogen.

Sis Apik yang hobby olahraga sepeda dalam disertasinya selain mengambil teori-teori dari literatur dan jurnal jurnal internasional tentang transglobal leadership, militansi, performance dan sustainability juga mengambil beberapa Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yaitu POJK No 4/POJK.03.2016 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum serta POJK No. 51/POJK.03.2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan, keduanya sangat bermanfaat bagaimana melakukan penilaian tingkat kesehatan bank dan juga bagaimana sebuah aksi keuangan berkelanjutan diterapkan di bank dengan menggunakan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, bahkan di dunia bisnis modern saat ini banyak menerapkan ESG yaitu; Environmental, Social dan (corporate) Governance.

Transglobal Leadership merupakan suatu model kepemimpinan yang mampu menggerakkan roda perusahaan (perusahaan, perbankan, BUMN dan lainnya) menjadi sangat maju dan berkembang serta mampu memperluas area kerjanya ke seluruh dunia. Perusahaan yang memiliki pemimpin Transglobal Leadership dapat mendorong adanya pengembangan Innovation Culture dalam sebuah perusahaan.

Selain itu, Karakter militan harus terus dibangun dalam Transglobal Leadership, sehingga mampu membentuk karakter militan dari segi karyawan maupun pimpinan sebagai budaya kerja yang mana hal ini akan berakibat kemajuan yang pesat bagi perusahaan. Upaya untuk mencapai keberlanjutan pada perusahaan diperlukan adanya budaya inovasi untuk terus bersaing dengan perusahaan lainnya.

Sis Apik yang lahir di Blitar ini menjelaskan, penelitian tersebut membahas secara mendalam penerapan militansi. Hal ini karena militansi menjadi hal yang menarik karena variabel militansi yang tumbuh di perusahaan yang diteliti sangat baik bagi kinerja perusahaan, bahkan belum pernah diungkap melalui penelitian.

Sis Apik menyampaikan, penelitian-penelitian berikutnya tentang transglobal leadership, militansi, innovation culture, performance serta sustainability perlu terus dilakukan karena akan menguji dan barangkali akan memperkuat temuan dalam disertasinya. Dia juga memberikan saran, agar penelitian yang akan datang menggunakan aspek kinerja yang lebih detail dan aspek balance scorecard, sehingga penelitian selanjutnya akan memperkaya dan memperkuat temuan tentang hubungan 5 variabel tersebut. Selain itu, diperlukan pendekatan kualitatif untuk menguatkan konsep pengukuran variabel Militansi.

"Temuan pada penelitian ini, dapat dijadikan sebagai acuan dalam pembinaan perusahaan BUMN dan perusahaan lainnya dalam membuat kebijakan dalam meningkatkan kinerja perbankan di Indonesia secara umum khususnya bank milik pemerintah," ujar Sis Apik, Senin (27/9).

Sis Apik juga mengharapkan hasil disertasinya bisa memberikan manfaat kepada dunia usaha. "Semoga hasil riset ini bermanfaat bagi dunia usaha khususnya BUMN untuk terus melakukan inovasi sebagai implementasi core value BUMN yaitu adaptif agar tidak terdisrupsi, dan membangun variable variabel militansi sebagai implementasi dari amanah, kompeten, harmonis, loyal serta kolaboratif," papar dia.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN