Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan menghitung uang dolar AS dan rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Karyawan menghitung uang dolar AS dan rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

DPK per Desember 2021 Naik 12,1%

Senin, 24 Januari 2022 | 17:09 WIB
Nasori

JAKARTA, investor.id - Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) pada Desember 2021 tercatat sebesar Rp 7.249,9 triliun atau tumbuh 12,1% secara year-on-year (yoy). Persentase pertumbuhan ini meningkat dibandingkan bulan sebelumnya tumbuh 10,3% (yoy).

“Pertumbuhan DPK terutama bersumber dari giro dan simpanan berjangka,” ujar Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono dalam publikasi terkait Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Memengaruhi periode Desember 2021, Senin (24/1).

Berdasarkan golongan nasabah, kata Erwin, peningkatan giro dan simpanan berjangka terjadi pada golongan nasabah korporasi.

Pada Desember 2021, simpanan berjangka tumbuh 3,8% (yoy), meningkat dari 2,2% (yoy) pada bulan sebelumnya, terutama pada bank yang berlokasi di DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

Sementara itu, giro tercatat tumbuh 27,0% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 22,0% (yoy), seiring dengan peningkatan giro di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Di sisi lain, kata Erwin, tabungan mencatat perlambatan, dari 12,0% (yoy) pada November 2021 menjadi 11,7% (yoy) pada bulan laporan, baik pada tabungan rupiah maupun valas.

Sedangkan untuk outstanding penyaluran kredit oleh perbankan per Desember 2021, BI mencatat, sebesar Rp 5.755,7 triliun atau tumbuh 4,9% secara year-on-year (yoy). Persentase pertumbuhan kredit ini tercatat lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang masih 4,4%, (yoy).

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN