Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
(ki-ka) Direktur Rudy Mulyono, Direktur Harry Sasongko, Direktur Utama Hariyono Tjahjarijadi, dan Direktur Thomas Arifin saat melakukan konferensi pers hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa Bank Mayapada, Rabu (29/6/2022). (Foto: Investor Daily/Nida Sahara)

(ki-ka) Direktur Rudy Mulyono, Direktur Harry Sasongko, Direktur Utama Hariyono Tjahjarijadi, dan Direktur Thomas Arifin saat melakukan konferensi pers hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa Bank Mayapada, Rabu (29/6/2022). (Foto: Investor Daily/Nida Sahara)

Perkuat Struktur Permodalan, Bank Mayapada (MAYA) Tak Bagi Dividen

Kamis, 30 Juni 2022 | 00:04 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Mayapada Internasional Tbk berkomitmen untuk memperkuat struktur permodalannya. Tercermin dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang menyetujui penetapan laba tahun buku 2021 sebagai laba ditahan dan dicadangkan.

RUPS menyepakati penggunaan laba sebesar 2,27% dari Rp 44,13 miliar yakni sebesar Rp 1 miliar untuk dicadangkan. Sementara, sisanya senilai Rp 43,13 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan. Dengan demikian, perseroan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham guna memperkuat modal untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Advertisement

"Kami carikan kemungkinan lain yang bisa, seperti tadi laba ditahan. Nanti kami carikan lagi yang (bisa) memperkuat struktur permodalan," ungkap Direktur Utama Bank Mayapada Hariyono Tjahjarijadi dalam konferensi pers, Rabu (29/6).

Selain itu,  rapat juga menyetujui pengesahan laporan keuangan tahun buku 2021, laporan realisasi penggunaan dana Penawaran Umum Terbatas XIII Bank Mayapada Tahun 2021 yang setelah dikurangi biaya-biaya Rp 1,99 triliun, dan penetapan gaji beserta honorarium untuk dewan komisaris dan direksi perusahaan. Keputusan tersebut merupakan hasil yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Baca juga: Gandeng Modalku, Bank Mayapada Salurkan Kredit UMKM Rp 250 Miliar

Dalam RUPS, pemegang saham juga menyetujui perubahan pengurus perseroan. Salah satunya adalah menyetujui pengangkatan Miranda S. Goeltom menjadi wakil komisaris utama perusahaan. Miranda sebelumnya menjabat sebagai Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (BI) dan Deputi Gubernur BI. Miranda juga pernah mejabat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur BI pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Pengangkatan Miranda Goeltom sebagai wakil komisaris utama perseroan berlaku efektif setelah mengikuti Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dan memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain Miranda, RUPS juga menyetujui perubahan jajaran direksi dengan memberhentikan Jusak Pranoto dari direktur perseroan. Pemberhentian dan pengangkatan masa berlaku efektif sejak ditutupnya RUPS hari ini.

Dengan perubahan susunan pengurus, maka jajaran yang baru adalah:

Dewan Komisaris  

Komisaris Utama: Dato' Sri Tahir

Wakil Komisaris Utama: Miranda S. Goeltom

Komisaris: Ir. Hendra

Komisaris Independen: Kumhal Djamil  

Direksi  

Direktur Utama: Hariyono Tjahjarijadi

Wakil Direktur Utama: Thomas Arifin

Direktur: Andreas Wiryanto

Direktur: Rudy Mulyono

Direktur: Harry Sasongko Tirtotjondro  

Editor : Nida Sahara (niidassahara@gmail.com )

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN