Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi investasi bodong

Ilustrasi investasi bodong

Juni 2022, Satgas Waspada Investasi Kembali Temukan 10 Entitas Investasi Ilegal

Selasa, 2 Agustus 2022 | 16:41 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Satgas Waspada Investasi (SWI) pada periode Juni 2022 kembali menemukan 10 entitas investasi ilegal. Selain itu, SWI turut melaporkan menemukan 100 pinjaman online (pinjol) ilegal.

Sepuluh entitas yang melakukan penawaran investasi tanpa izin terbagi dalam beberapa jenis kegiatan. Antara lain lima entitas melakukan money game, satu entitas melakukan kegiatan forex dan robot trading tanpa izin, entitas melakukan kegiatan perdagangan aset kripto tanpa izin, dan satu entitas lain-lain.

Ketua SWI Tongam L Tobing menyampaikan, pihaknya telah memanggil dan meminta penghentian kegiatan terkait penawaran investasi tanpa izin atau ilegal. SWI meminta pengembalian dana masyarakat yang telah dihimpun kepada beberapa entitas yang diduga telah melakukan penawaran investasi tanpa izin dari regulator.

Baca juga: Simak, Cara Menangkal Investasi Bodong

Sejumlah entitas yang dimaksud yaitu PT Enel Kekuatan Hijau, diduga telah melakukan money game atau skema ponzi. Pendekatan yang sama juga dilakukan kepada Advance Global Technology/AGT yang diduga melakukan penawaran investasi tanpa izin dari regulator dengan modus jasa periklanan.

"Pemberantasan terhadap investasi ilegal sangat tergantung pada peran serta masyarakat. Masyarakat diharapkan tidak tergiur dengan penawaran bunga tinggi dan harus mempertimbangkan aspek legalitas dan kewajaran dari entitas dan produk yang ditawarkan," ucap Tongam melalui keterangannya, baru-baru ini.

Dia mengungkapkan, masyarakat dapat melakukan pengecekan legalitas entitas berizin sebelum melakukan investasi, dengan mengunjungi website dari otoritas yang mengawasi. Masyarakat juga bisa melakukan pengecekan dalam list entitas yang dihentikan oleh SWI melalui minisite waspada investasi https://www.ojk.go.id/waspada-investasi/id/alert-portal/Pages/default.aspx.

Baca juga: Memiliki Tujuan Investasi yang Jelas Bisa Tangkal Investasi Bodong

Pada saat sama, SWI turut melaporkan menemukan 100 pinjol ilegal. Dengan jumlah tersebut, akumulasi pinjaman online ilegal yang telah ditutup menjadi sebanyak 4.089 entitas pinjol ilegal sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2022.

"Cyber patrol dan pemblokiran harian bersama-sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI terus dilakukan untuk mempersempit ruang gerak dari pelaku pinjaman online ilegal, meskipun telah ribuan ditutup, praktek pinjaman online ilegal di masyarakat tetap marak," beber Tongam.

Dia menambahkan, SWI mendorong penegakan hukum kepada para pelaku pinjol ilegal ini dengan terus menerus melakukan pemblokiran situs dan aplikasi agar tidak diakses oleh masyarakat. Tapi di sisi lain, masyarakat pun diminta mewaspadai segala bentuk modus baru yang dilakukan oleh para pelaku untuk menjerat korban.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com